Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 21 Jun 2026

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya


Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Harapan talenta-talenta muda berbakat di Trenggalek untuk mencicipi Stadion kebanggaan masyarakat setempat, yakni Stadion Menak Sopal pupus. Pasalnya, stadion milik Pemkab itu digunakan oleh pihak lain pada waktu yang bersamaan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek, Irfan Firdianto.

“Selaku ketua Panpel tentu saya kecewa dengan adanya penolakan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Trenggalek atas penggunaan Stadion Menak Sopal,” kata Irfan sapaan dia.

Irfan menjelaskan, pada Februari yang lalu Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Trenggalek telah memberikan pemaparan terkait program kerja. Salah satunya adalah gelaran Piala Soeratin U-13 dan U-15 nantinya akan diselenggarakan di Stadion Menak Sopal.

Dalam hal ini, Askab PSSI Trenggalek memfasilitasi atas aspirasi-aspirasi dari SSB maupun klub yang memiliki anak didik usia 13 dan 15 tahun. Mereka cukup antusias jika bermain di Stadion Menak Sopal dibandingkan dengan bermain di lapangan desa atau lapangan daerah lain.

“Tapi kalau memang ada yang lebih urgen dari Pemkab, tentu kami tidak bisa berharap lebih. Yang jelas program kerja Piala Soeratin U-13 dan U-15 akan tetap dilaksanakan dan dipindahkan di lapangan Desa Nglongsor Kecamatan Tugu,” tuturnya.

Pada dasarnya, lanjut dia, pihaknya belum bisa mengambil sikap atas keputusan penolakan penggunaan Stadion plat merah tersebut, terpenting Piala Soeratin segera dilaksanakan. Sehingga Trenggalek bisa ikut kompetisi ditingkat regional.

Ketika disinggung terkait penolakan penggunaan stadion, ia menegaskan, dari isi surat yang disampaikan bahwa pada tanggal 23, 24 Juni dan 2 Juli, ternyata sudah dipesan dan digunakan oleh pihak lain.

“Pihak lain yang dimaksud kami tidak paham, karena tidak ada penjelasan secara rinci,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari wali murid, Edi Purwanto, perwakilan dari SSB Permata Kampak menuturkan, sebanarnya dirinya berharap turnamen kelompok umur ini bisa digelar di Stadion kebanggaan masyarakat Trenggalek, karena greget dan motivasi anak didik tentu akan lebih tinggi.

“Keinginan anak-anak untuk bermain sepak bola disaat libur cukup tinggi. Apalagi bermain di stadion. Tapi kalau memang tidak bisa dipakai apa boleh buat. Kecewa ya pastilah!,” katanya.

Ia berharap agar anak-anak tetap terwadai dan bisa bermain sepak bola. Tak terkecuali event ini bisa digelar. “Antusias anak-anak tetap menggebu untuk Bumi Menak Sopal,” tutupnya. (gus/ian).

Artikel ini telah dibaca 107 kali

Baca Lainnya

Supervisi 209 Dapur MBG di Jember Rampung, Bupati Fawait Sebut Administrasi Mulai Tertib

21 Juni 2026 - 15:13

Pemkab Jember Ajukan Enam Raperda, Klaim Ekonomi 2025 Tumbuh di Atas Jatim dan Nasional

21 Juni 2026 - 15:11

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Antara Toga dan Dunia Kerja

21 Juni 2026 - 10:20

Ribuan Warga Padati Saksikan Road to Kilau Raya MNCTV, Semarakkan HUT ke-108 Kota Mojokerto

21 Juni 2026 - 08:05

Suara Kecil dari Aksi FMJM Jember: Guru, Emak-emak, hingga Supplier Telur Ceritakan Harapan dari MBG 

20 Juni 2026 - 13:49

Trending di KABAR NUSANTARA