Jember, Kabarpas.com – Bupati Jember Muhammad Fawait menanggapi aksi ribuan massa Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) yang menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program prioritas nasional, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Jember, Sabtu (20/6/2026), Fawait menilai munculnya berbagai sikap masyarakat, baik yang mendukung maupun mengkritisi kebijakan pemerintah, merupakan bagian dari dinamika demokrasi.
Menurutnya, aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib menjadi tanda ruang demokrasi tetap berjalan.
“Ini baik. Kemarin ada yang kontra, tadi pagi ada massa besar yang juga pro terhadap MBG. Saya pikir inilah tandanya demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik,” ujar Fawait.
Ia menyebut perbedaan pandangan di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, semangat reformasi salah satunya adalah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat.
“Cita-cita reformasi insyaallah berjalan dengan baik, sehingga perlu kita hormati,” katanya.
Fawait juga menyoroti dampak positif dari kegiatan penyampaian aspirasi apabila berlangsung aman dan tertib. Menurutnya, aktivitas massa dalam jumlah besar juga dapat memberikan efek ekonomi bagi pelaku usaha kecil.
“Kalau dilakukan secara tertib, tidak ada rusuh dan lain sebagainya, itu berdampak baik buat PKL, UMKM, dan lain sebagainya,” tandasnya.
Sebelumnya, ribuan warga yang tergabung dalam FMJM menggelar aksi long march menuju Gedung DPRD Jember untuk menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan program pemerintah, termasuk MBG, sekaligus mendorong adanya evaluasi dan perbaikan tata kelola pelaksanaannya. (dan/ian).

















