Jember, Kabarpas.com – Penghargaan atas kepatuhan membayar pajak tidak berhenti di piala dan piagam. Di Jember, capaian itu bisa menjadi tiket menuju jenjang karier birokrasi.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan camat dan lurah yang berprestasi dalam mendorong penerimaan pajak daerah akan mendapat perhatian dalam agenda promosi jabatan.
Janji itu disampaikan Fawait saat menghadiri Anugerah Insan Pajak Daerah 2026 di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (19/9/2026) malam.
Dalam acara tersebut, Kecamatan Balung dinobatkan sebagai kecamatan terbaik. Penilaian didasarkan pada pencapaian realisasi tertinggi pada 2025 dan 2026.
Tiga kelurahan juga mendapat penghargaan, yakni Kelurahan Sumbersari, Jember Lor dan Sempusari.
“Bagi camat yang berprestasi, dan lurah saya pastikan harus dapat promosi,” ucap Fawait menjanjikan.
Ia bahkan menyebut tiga lurah dan satu camat yang berprestasi akan mendapat kesempatan promosi apabila pemerintah daerah membuka agenda promosi jabatan.
“Tiga lurah dan satu camat, kalau nanti ada promosi saya pastikan dapat promosi dari BKPSDM,” ujarnya.
Penghargaan tersebut merupakan bagian dari Anugerah Insan Pajak Daerah 2026 yang diberikan Pemkab Jember kepada pihak-pihak dengan capaian pembayaran pajak tinggi.
Selain Kecamatan Balung dan tiga kelurahan, penghargaan juga diberikan kepada lima desa yang mencapai realisasi PBB 100 persen pada 2026. Mereka adalah Desa Tutul, Ampel, Karangsemanding, Tanjungrejo dan Dukuh Dempok.
Bagi Fawait, capaian tersebut tidak sekadar soal penerimaan pajak. Kepatuhan membayar pajak, kata dia, turut memperkuat kemampuan fiskal pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan.
Ia menyebut PAD Jember pada 2025 tumbuh 32,36 persen. Menurut Fawait, pertumbuhan tersebut merupakan yang tertinggi di Jawa Timur dan terjadi tanpa kenaikan pajak daerah.
“Jember naiknya tertinggi se-Jawa Timur tanpa menaikkan pajak apapun. Berarti ada wajib pajak yang sangat taat di Jember,” ungkapnya.
Karena itu, Fawait juga menjanjikan konsekuensi pembangunan bagi wilayah yang berprestasi.
Kepala desa dengan capaian pajak tinggi, misalnya, dijanjikan tambahan pembangunan infrastruktur dan penerangan jalan umum (PJU).
“Pak PJ Sekda dan Kadis PU tolong tambahi panjang aspal dan jumlah lampu (PJU)-nya. Ini janji saya di depan publik, pembangunan infrastruktur dan lampu di desa akan saya tambahi,” ujar Fawait.
Sementara bagi dunia usaha yang taat pajak, Fawait menjanjikan kemudahan dalam mengurus perizinan.
Ia meminta pelaku usaha melaporkan langsung kepadanya jika menemukan kendala dalam proses perizinan.
“Yang berprestasi dan taat pajak harus lebih dipermudah mengurus izin dan lain sebagainya,” tandasnya. (dan/ian).

















