Trenggalek, Kabarpas.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek melalui pejabat Sekretaris Daerah (Sekda), Triadi Admono, memberangkatkan 126 atlet dan didampingi 33 pelatih dan official. Para atlet tersebut akan bersaing di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jatim 2026. Event tersebut akan berlangsung 29 Oktober hingga 11 November.
Pelepasan kontingen Trenggalek yang akan bertarung di16 cabang olahraga (Cabor) tersebut dilakukan di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Senin 26 Oktober 2026.
Usai melepas para atlet tersebut, Triadi sapaan dia berpesan kepada duta Trenggalek untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik Trenggalek di manapun berada. Tak terkecuali tingkat regional Jatim.
“Kita harus tunjukkan kepada publik Jatim jika Trenggalek adalah pribadi yang santun, ramah, dan berbudaya. Pendeknya menjunjung tinggi fair play,” ucapnya.
Kemudian, ia menyebut, selain berburu pundi-pundi medali poin penting dalam sebuah persaingan atau kompetisi adalah integritas. “Apa arti sebuah kemenangan jika tidak sertai dengan kejujuran,” ungkapnya.
Ia cukup optimis jika para atlet Trenggalek mempunyai mental juara karena selama persiapan latihan sudah digembleng sedemikian rupa oleh pelatihnya. Termasuk bertarung habis-habisan atau all out di setiap pertandingan.
“Jangan lupa jalankan semua instruksi pelatih dengan baik, disiplin, jaga kesehatan, dan jangan lupa istirahat yang cukup,” tandasnya.
Selanjutnya, pria yang juga menjabat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, meminta kepada para pelatih dan official untuk terus mendampingi anak asuhnya, salah satunya terpenuhinya kebutuhan para atlet.
“Selamat berjuang dan semoga sukses,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Trenggalek Doding Rahmadi, menyampaikan, mental bertanding dan memiliki jiwa petarung adalah modal utama atlet meriah prestasi. Sehingga tidak boleh ciut nyalinya saat bertanding melawan atlet yang jauh lebih tangguh.
“Pesan saya jangan takut dan menyerah. Semua atlet mempunyai peluang yang sama untuk menang,” tandasnya.
Orang nomor satu di DPRD Kabupaten Trenggalek itu menegaskan, persiapan para atlet dipandang sudah cukup bagus, tinggal bagaimana mengimplementasikan dalam pertandingan yang sebenarnya.
“Sekali lagi jangan ciut nyali di setiap pertandingan. Mohon doa restunya agar adik-adik kita bisa berbuat yang terbaik untuk Trenggalek,” tutupnya. (gus/ian).

















