Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 12 Nov 2018

Tak Hanya Menerkam Bayi dan Anak-anak, Kera Liar Juga Tidak Hewan Peliharaan


Tak Hanya Menerkam Bayi dan Anak-anak, Kera Liar Juga Tidak Hewan Peliharaan Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Tidak hanya menerkam anak-anak dan bayi, keberadaan kawanan kera liar juga menerkam dan membantai hewan peliharaan warga Kelurahan Kedung asem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Semakin brutalnya kawanan kera liar tersebut tim pemburu kawanan kera liar terus melakukan perburuan.

Hingga kini tim pemburu kera liar terus melakukan pencarian keberadaan kera liar ini, perburuan kali ini tim sengaja tidak menggunakan sistem perburuan secara ramai-ramai. Tetapi menggunakan sistem sanggong dan melibatkan beberapa sniper saja.

“Setiap orang sniper ditempatkan di titik-titik dimana kera biasanya muncul di sepanjang aliran sungai kelurahan setempat. Meski menggunakan sistem senyap, karena cerdiknya kera, perburuan kera liar kali ini tidak membuahkan hasil,” ujar Taufik tim pemburu Kera.

“Untuk sementara perburuan untuk hari Senin dihentikan dulu dan akan dilanjutkan keesokan hari,” lanjut pria yang juga menjadi ketua (Probolinggo Bediler Comunity (PCB) Kota Probolinggo ini.

Meski Cara ini dirasakan kurang baik dan terkesan ada pembantaian terhadap kera. Namun, warga sepakat, karena keberadaan kera ini dirasa sangat mengganggu dan mengancam keselamatan anak-anak dan bayi di kelurahan ini. “Bahkan, kawanan kera juga menyerang hewan peliharaan warga seperti ayam, itik, bahkan angsa milik warga,” imbuh Heri warga setempat.

Heri meminta pihak yang suka memprotes tidak hanya bisa bicara tanpa memberikan solusi.

“Jangan hanya memprotes saja, ayo carikan solusi terbaik tentang keberadaan kera ini, karena sudah mengancam keselamatan banyak orang,” tutupnya. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 163 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA