Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 14 Agu 2019

Kemenag RI Gandeng OIAA dalam Proses Pemberangkatan Calon Mahasiswa ke Mesir 


Kemenag RI Gandeng OIAA dalam Proses Pemberangkatan Calon Mahasiswa ke Mesir  Perbesar

Reporter : Alip Nuryanto

Editor : Titin Sukmawati

Jakarta, Kabarpas.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menyelenggarakan seleksi calon mahasiswa S1 ke Universitas Al Azhar Kairo Mesir tahun 2019 baik jalur beasiswa maupun non beasiswa. Sebanyak 20 peserta telah dinyatakan lulus program beasiswa dan 1.000 peserta dinyatakan lulus non beasiswa.

Dalam rangka mempermudah dan menjamin kepastian berangkat, Kementerian Agama menggandeng Organisasi International Alumni Al-Azhar (OIAA).

Hal ini disepakati bersama saat rapat koordinasi bersama dengan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag di ruang rapat Dit. PTKI lantai 7 Kementerian Agama.

Hadir dalam rapat tersebut, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama M. Adib Abdushomad, Ph.D, Kasubdit Akademik Dr. Mamat S Burhanuddin, MA dan perwakilan dari Organisasi International Alumni Al-Azhar.

Dalam pelaksanaan proses seleksi ini, Kementerian Agama hanya sebagai penyelenggara seleksi, mengeluarkan syahadah dan rekomendasi bagi peserta yang telah lulus. Untuk teknis pemberangkatan dilakukan masing-masing peserta dengan melakukan koordinasi dengan lembaga/organisasi Alumni.

Arskal Salim dalam arahannya meminta agar seluruh proses pemberangkatan calon mahasiswa ke Mesir tahun ini berjalan dengan baik, transparan dan tidak mengecewakan masyarakat khususnya para orang tua.

Untuk itu, Arskal meminta agar lembaga/organisasi Alumni memberikan informasi yang jelas terkait dengan pembiayaan dan proses pemberangkatan yang harus disiapkan oleh para calon mahasiswa.

“Kedepan kita akan melakukan seleksi kepada lembaga/ikatan alumni yang layak untuk mengurus pemberangkatan mahasiswa ke Mesir agar tidak ada yang dirugikan,” tegas Arskal.

“Kami sangat berterimakasih dan menyambut baik atas partisipasi masyarakat dalam proses pemberangkatan ini. Jaga nama baik negara Indonesia di mata dunia dan masyarakat Mesir,” tambah Arskal.

Sementara, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama M. Adib Abdushomad berharap agar OIAA memberikan informasi layanan pemberangkatan yang jelas dan transparan kepada masyarakat.

“Sesuai dengan permintaan dari kedubes Mesir, Kemenag akan menerbitkan surat yang menyatakan bahwa calon mahasiswa memiliki karakter yang baik dan bebas dari ideologi radikal berdasarkan SKCK dan tes wawasan kebangsaan yang telah dilakukan pada saat wawancara,” jelas Adib yang merupakan alumni doktor Public Polocy Flinders University.

Dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenag atas kepercayaan kepada OIAA untuk membantu mengurus proses pemberangkatan para calon mahasiswa ke Mesir.

“Kami akan memberikan informasi yang detail agar masyarakat tidak bingung,” jelas Romly Sarkowi perwakilan dari OIAA.

“Terkait dengan pembiayaan perlu diketahui bahwa ada biaya yang dikeluarkan untuk pengurusan pemberkasan, pendaftaran, visa dan terjemahan serta ada biaya yang dikeluarkan untuk keperluan pribadi calon mahasiswa,” tutupnya. (lip/tin).

Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

Bupati Jember Bakal Buka Daftar Perusahaan Tambang, Libatkan Publik Awasi Galian C Ilegal

18 Juli 2026 - 08:30

Fawait Tegaskan Pemkab Jember Tak Lagi Gelar Event yang Tak Berdampak pada Ekonomi

18 Juli 2026 - 08:29

Jember Padat Agenda Juli-Agustus 2026, Nobar Final Piala Dunia Jadi Pembuka Rangkaian Event

18 Juli 2026 - 08:27

Reses DPRD Jember, Warga Pakusari Dapat Penjelasan Program Prioritas Pemkab 

17 Juli 2026 - 15:09

Korban Keracunan MBG di Bangsalsari Bertambah, Satgas MBG Pastikan Pengobatan Gratis

17 Juli 2026 - 11:36

JFC 2026 Angkat Tema HEAL, Usung Pesan Kemanusiaan dan Keberlanjutan

17 Juli 2026 - 11:29

Trending di KABAR NUSANTARA