Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 5 Jan 2022

Percepat Kestabilan Harga Minyak Goreng, Pemerintah Gencarkan Operasi Pasar


Percepat Kestabilan Harga Minyak Goreng, Pemerintah Gencarkan Operasi Pasar Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Kebijakan pemerintah memperluas operasi Pasar minyak goreng hingga pasar tradisional akan mempercepat kestabilan harga minyak goreng di pasaran.

“Apalagi mayoritas minyak goreng di pasaran adalah minyak goreng curah atau bukan kemasan yang banyak dikonsumsi masyarakat,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono, di Gedung Bina Graha Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag)telah melakukan operasi pasar minyak goreng kemasan sederhana di toko ritel modern. Sebanyak 11 juta liter minyak goreng kemasan sederhana digelontorkan dengan harga Rp14.000 per liter.

Hal itu menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo untuk memastikan adanya stok minyak goreng dengan harga terjangkau. 

Edy mengakui, operasi pasar yang sudah dilakukan pemerintah memang belum membuat harga minyak goreng stabil karena dilakukan secara bertahap. “Memang butuh waktu. Yang terpenting masyarakat jangan panik,” tegas Edy.

Masih kata Edy, untuk mengawal kebijakan tersebut, KSP akan melakukan monitoring pelaksanaan operasi pasar di lapangan bersama Kemendag. “Jika ada hambatan, KSP siap melakukan debottlenecking sesuai tugas dan kewenangan KSP,” tuturnya.

Seperti diketahui, Berdasarkan data Kemendag per 3 Januari 2022, harga minyak goreng curah Rp17.900 per liter. Sementara minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp18.500 per liter dan minyak goreng premium sebesar Rp20.300 per liter.

Berdasarkan data Kemendag per 3 Januari 2022, harga minyak goreng curah sebesar Rp17.900 per liter. Sementara minyak goreng kemasan sederhana Rp18.500 per liter dan minyak goreng premium Rp20.300 per liter.

Kenaikan harga minyak goreng saat ini dipengaruhi oleh harga crude palm oil (CPO) dunia, yakni USD 1.340/MT.

Selain operasi pasar, Kemendag bersama Kementerian Koordinator Perekonomian mulai merencanakan pemberian subsidi minyak goreng dengan menggunakan dana pungutan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS). (Don/Tin).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

BPBD Jember Lakukan Asesmen Cepat Kebakaran Rumah Akibat Gas Bocor di Banjarsengon 

11 Mei 2026 - 08:02

Dari Pasar Lumpur Ledokombo, Festival Egrang Tanoker Perkuat Budaya dan Ekonomi Warga

9 Mei 2026 - 21:38

Wamen Komdigi Resmi Launching Festival Egrang Tanoker ke-14 di Jember

9 Mei 2026 - 14:39

Festival Egrang Tanoker ke-14: Ketika Permainan Tradisional Bertemu Era Digital

9 Mei 2026 - 14:36

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mampu Bersaing Tembus ke Negara Jepang

9 Mei 2026 - 11:53

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

Trending di KABAR NUSANTARA