Pasuruan, Kabarpas.com – Moment Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-77 membawa berkah tersendiri bagi penjual pernak-pernik perayaan kemerdekaan. Seperti yang dirasakan oleh Novia Yusrina (32), penjual bambu di Jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan.
Ribuan batang bambu yang dijualnya laris manis diborong pembeli untuk dipakai tiang memasang bendera merah putih dan umbul-umbul.
Diakui Novia permintaan bambunya mulai meningkat sejak seminggu kemarin.
“Ramenya pas minggu kemarin, itu satu hari bisa terjual 300 batang bambu,” ujar Novia saat ditemui kabarpas.com di lokasi.
Ibu yang mempunyai dua anak ini mengaku jika pada bulan-bulan biasa dia hanya berjualan kayu bangunan.
Namun, setiap memasuki bulan Agustus ini, dia beralih berjualan bambu musiman. “Bambunya dibeli dari wilayah Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, ” imbuhnya.
Menurut Novia, karena permintaan masih tinggi, dalam minggu ini dia kembali memesan seribu batang bambu.
Dalam waktu tiga hari, seribu batang bambu itu pun hampir habis diborong.Satu batang bambu ia jual dengan harga Rp 10.000.
“Sudah pesen 1000 bambu, ini tinggal dikit mau pesen lagi, ” ungkapnya.
Seniwati (49), salah satu pembeli asal Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, mengatakan bahwa dia membeli bambu karena kampungnya mewajibkan warga untuk memasang bendera merah putih.
“Harganya nggak terlalu mahal. Inisaya beli dua buat pasang bendera di rumah, ” pungkasnya. (emn/gus).

















