Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 16 Mar 2023

Sekda Trenggalek Sebut Pengarustamaan Gender Bisa Jadikan Kaum Hawa Ikut Serta dalam Proses Pembangunan


Sekda Trenggalek Sebut Pengarustamaan Gender Bisa Jadikan Kaum Hawa Ikut Serta dalam Proses Pembangunan Perbesar

Trenggalek, Kabarpas.com – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek, Edi Supriyanto menyebut, dengan adanya payung hukum yang sah terkait Pengarustamaan gender bisa menjadi peluang bagi kaum hama ikut serta dalam proses pembangunan. Edi sapaan akrabnya mengatakan, dengan adanya payung hukum pengarustamaan gender ini paling tidak bisa memberikan jaminan sosial baik bagi laki – laki maupun perempuan.

“Dengan adanya ini nantinya bisa mendampingi perencanaan pembangunan, proses pembangunan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Trenggalek,” ucapnya.

Edi menuturkan, setiap warga negara itu memiliki akses, punya hak berpartisipasi, memilki kesempatan untuk mengontrol dan bisa memanfaatkan pembangunan.

“Jadi setiap warga negara itu punya hak dan kewajiban yang sama,” imbuhnya.

Edi menyampaikan, terkait realisasi anggaran pihkanya belum menghitung secara persis besaran anggaran untuk pengarustamaan gender. Namun, Pemkab akan mendorong masing – masing perangkat daerah dan kepada desa ada alokasi anggaran yang digunakan untuk mendukung pengarustamaan gender.Dia mencontohkan, misal untuk toilet laki – laki dan perempuan itu harus terpisah agar bisa memberikan perlindungan sosial.

“Secara umum kami belum bisa mematok anggarannya, namun paling tidak sudah ada arah ke sana, “tandasnya.

Selanjutnya, dia juga menjelaskan, untuk pengarustamaan gender di jajaran birokasi memang ada di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ada indek pembangunan gender.

“Ini yang kita dorong agar lebih optimal, ” tukasnya.

Ditambahkan dia, masih kecilnya prosentase kelompok perempuan dijajaran birokasi.Misalnya, camat perempuan, anggota BBD perempuan ataupun anggota dewan perempuan.

“Jadi itu nantinya akan kita dorong agar tidak ada perkecualian gender,” tutupnya (ags/ian).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Dima Akhyar Mulai Pemetaan Internal PDP Kahyangan, Pembenahan Akan Berbasis Data 

14 Mei 2026 - 16:37

Lewat OSMA, Gus Fawait Ajak ASN Jember Hilangkan Ego Sektoral

14 Mei 2026 - 16:33

Gus Fawait Pasang Target Besar untuk Direksi Baru Perumda Kahyangan

14 Mei 2026 - 06:27

Jember Kembali Jadi Tuan Rumah Karnaval SCTV 2026, UMKM hingga Wisata Ikut Dipromosikan

13 Mei 2026 - 14:56

Birokrat di Balik PAD Rp1 Triliun Itu Kini Jadi Pj Sekda Jember

12 Mei 2026 - 16:31

Indeks Daya Saing Daerah 2025, Jember Ungguli Banyuwangi

12 Mei 2026 - 10:11

Trending di KABAR NUSANTARA