Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 8 Sep 2023

4.403 Hektare Lahan dan Hutan di Gunung Arjuno Terbakar


4.403 Hektare Lahan dan Hutan di Gunung Arjuno Terbakar Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Berdasarkan data BNPB Jawa Timur, kebakaran Arjuna sudah menghanguskan hingga 4.403 hektar hutan dan lahan di kawasan Tahura R Soerdjo.

Luasan ini meningkat dari data sebelumnya yangni 3910 heltas pada Selasa (6/9/2023) lalu. Dampak kebakaran hutan ini bahkan lebih parah dibandingkan dengan karhutla yang terjadi di Gunung Arjuno sepanjang 2019 lalu. Dimana insiden kebakaran 5 tahun lalu ini tercatat seluas 3000 hektar lebih hutan dan lahan Gunung Arjuna yang terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan bahwa kebakaran di Gunung Arjuno masih belum teratasi.

Titik-titik api paling banyak berada di wilayah Kabupaten Pasuruan dan Mojokerto. Puluhan titik api ini tersebar di kawasan Gunung Ringgit hingga Gunung Welirang.

“Kebakaran masih terjadi, pemadaman di pusatkan di wilayah Kecamatan Prigen dan Mojokerto,” ujar Sugeng.

Sementara untuk Kabupaten Malang dan Kota Batu sudah relatif terkendali berkat pemadaman menggunakan teknik waterbombing.

BNPB Jawa Timur juga berencana menambah bantuan unit helikopter waterbombing untuk mengatasi karhutla Arjuno pada hari ini.

Namun hingga siang ini, pemadaman melalui jalur udara ini masih terpantau menggunakan satu unit helikopter.

“Rencana memang ditambah hari ini, dan masih dikoordinasikan dengan BNPB,” ungkapnya.

Adapun pemadaman melalui jalur darat terus dilakukan personil gabungan.
Melibatkan dua ratus lebih relawan, masyarakat peduli api (MPA), Polisi, TNI, hingga Polhut Tahura R Soerdjo. Pemadaman jalur darat dengan cara manual ini difokuskan pada titik-titik api yang sulit dijangkau.

Wujud Wibisono, salah satu relawan Masyarakat Peduli Api (MPA), mengatakan bahwa kebakaran Gunung Arjuno sempat merembet hingga mendekati kebun dan permukiman warga di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten pada Rabu (6/9/2023) kemarin.

“Kemarin itu jaraknya tinggal sekitar 2 kilometer-an dari kebun kopi warga, nyaris hangus kalau tidak dipadamkan,” pungkasnya. (emn/gus).

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

Gelar Rangkaian Acara September 2026, Ascent Premiere Pasuruan Wadahi Gaya Hidup Sehat dan Kreativitas Keluarga

28 Agustus 2026 - 17:13

Diduga Salahgunakan Pertalite, Minibus Kabur dari SPBU hingga Dikejar Warga

28 Agustus 2026 - 11:23

Road to Kilau Raya Hadir di Pati, Kota Kelima dalam Rangkaian Pesta Rakyat MNCTV

28 Agustus 2026 - 10:24

Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam

28 Agustus 2026 - 07:10

Blogger dan Vlogger Nasional Intip Pendidikan Vokasi Honda di SMK Muhammadiyah 2 Genteng

28 Agustus 2026 - 06:39

Dari Tambak Beras untuk NU dan Indonesia: Para Hafidz Gelar Semaan 30 Juz Selama Muktamar NU ke-35

28 Agustus 2026 - 06:18

Trending di KABAR NUSANTARA