Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 30 Okt 2023

Desak Kepsek Mundur, Ratusan Siswa SMAN 1 Taruna Madani Bangil Gelar Aksi Demo


					Desak Kepsek Mundur, Ratusan Siswa SMAN 1 Taruna Madani Bangil Gelar Aksi Demo Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com — Para siswa SMAN 1 Taruna Madani Bangil kehabisan kesabaran melihat perilaku kepala sekolah (kepsek)-nya yang diduga banyak melakukan kebijakan yang tidak memihak para siswa pada Senin (30/10/2023) pagi.

Demo ratusan para siswa diikuti dari kelas X hingga XII disekolah itu. Tuntutannya adalah mendesak Kepsek SMAN 1 Taruna Madani Bangil Dr. H. Imron Rosidi, M.Pd. mundur dari jabatannya.

Ratusan pelajar di sekolah negeri elit ini melakukan demonstrasi dengan membentangkan sejumlah poster kecaman dan tuntutan. Mereka memprotes dugaan korupsi hingga fasilitas buruk yang diberikan oleh sekolah kepada para siswa.

“Aksi demo teman-teman semua pada hari ini sebenarnya akibat sudah tidak tahan lagi melihat kebijakan bapak kepala sekolah, tujuan kita ingin kepala sekolah bisa diganti dengan yang lain,’’ ujar Di salah satu siswa kelas XII kepada Suarajatimpost.com.

Tidak hanya itu, para siswa juga mengeluhkan terkait makanan untuk para siswa yang sering basih serta sering ada kecoanya, juga sarana prasana yang tidak kunjung diperbaiki.

“Kita tiap bulan membayar iuran sekolah yang sangat mahal sekali namun fasilitasnya sangat kurang,” ucap salah satu siswa yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara Humas SMAN 1 Taruna Madani Aji Abdul Rohman saat ditemui awak media mengatakan pihaknya sangat kaget dengan aksi spontan para siswa tersebut.

“Awalnya tidak ada masalah saat upacara memperingati hari sumpah pemuda. Malahan Kepala Sekolah memerikan reward pada siswa yang pakainya bagus. Namun tiba-tiba siswa berkumpul membawa poster, saya kira itu teater anak bahasa ternyata demo,” jelasnya.

Menyinggung terkait tuntutan para siswa, Aji membantah terkait korupsinya.

“Kalau kepala sekolah korupsi, untuk korupsinya dimana, sedangkan untuk makanan sudah ada MOU dengan 30 walimurid dan pihak catering serta komite,” lanjutnya. (abi/gus).

Artikel ini telah dibaca 171 kali

Baca Lainnya

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Jember Integrasikan 279 Layanan Publik, MenPAN-RB Sebut Sesuai Strategi Mal Pelayanan Publik

26 Oktober 2026 - 20:25

Akhir Pekan Makin Meriah, Honda Vario 160 Hadirkan Hiburan Musik dan Undian UKH di Jember

26 Oktober 2026 - 20:18

Polres Jombang Bongkar 41 Kasus Narkoba Selama Tiga Bulan dan 51 Orang Jadi Tersangka

26 Oktober 2026 - 20:10

Kebun Mumbul Tangani Dugaan Pendudukan Lahan 60 Hektare di Jember, Polisi Turut Dilibatkan

26 Oktober 2026 - 19:51

Trending di KABAR NUSANTARA