Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 4 Nov 2023

Kader NU Asal Kraksaan Dipercaya Sebagai Ketua Divisi Organisasi dan Kaderisasi PP HIPNU


					Kader NU Asal Kraksaan Dipercaya Sebagai Ketua Divisi Organisasi dan Kaderisasi PP HIPNU Perbesar

Probobolinggo, Kabarpas.com – Sekretaris Pimpinan Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Kraksaan Sugianto dipercaya sebagai Ketua Divisi Organisasi dan Kaderisasi Pengurus Pusat (PP) Himpunan Perawat Nahdlatul Ulama (HIPNU) masa bakti 2023-2028.

Ketua Rumah Khitan NU Kraksaan ini dilantik pada saat peringatan Hari Santri Nasional 2023 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PP HIPNU dengan tema “Pondok Pesantren Inisiator Klinik NU” di Ballroom Masjid Agung Jawa Tengah di Semarang beberapa waktu lalu.

“HIPNU ini masih berada di bawah LKNU, meskipun kemarin itu sudah ada wacana akan diminta menjadi lembaga atau badan otomom sendiri. Tapi pada rakernas pertama di Semarang setelah pelantikan untuk sementara kita menjadi satu dulu dibawahnya LKNU,” kata Sugianto.

Menurut Sugianto, tugas dari HIPNU ini ingin menginisiasi berdirinya lembaga-lembaga atau fasilitas pelayanan kesehatan. “Kita ingin menginisiasi dari pesantren lewat perawat NU, nantinya betul-betul berdiri lembaga kesehatan atau fasilitas pelayanan kesehatan yang betul-betul milik NU,” jelasnya.

Sugianto menegaskan ke depan yang menjadi prioritas utama dari HIPNU adalah pembentukan pengurus di tingkat provinsi dan kabupaten. Baru nanti bisa merambah sampai ke tingkat cabang.

“Selain itu bisa memastikan organisasi perawat NU ini betul-betul mampu memberikan kontribusi. Nanti lewat AD/ART yang sedang kita susun dan kita sempurnakan ke depan bisa membantu program pemerintah secara nasional,” terangnya.

Lebih lanjut Sugianto berharap betul-betul HIPNU bisa mewarnai dan bisa menopang program kerja PBNU yang utamanya di bidang kesehatan. “Tugas beratnya, selain ini karena lembaga baru, kita harus berkoordinasi terkait dengan status organisasi dan pendanaan. Itu harus betul-betul menjadi tugas berat karena sementara ini kita masih mandiri dan swadaya,” pungkasnya. (len/gus).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Jember Integrasikan 279 Layanan Publik, MenPAN-RB Sebut Sesuai Strategi Mal Pelayanan Publik

26 Oktober 2026 - 20:25

Akhir Pekan Makin Meriah, Honda Vario 160 Hadirkan Hiburan Musik dan Undian UKH di Jember

26 Oktober 2026 - 20:18

Polres Jombang Bongkar 41 Kasus Narkoba Selama Tiga Bulan dan 51 Orang Jadi Tersangka

26 Oktober 2026 - 20:10

Kebun Mumbul Tangani Dugaan Pendudukan Lahan 60 Hektare di Jember, Polisi Turut Dilibatkan

26 Oktober 2026 - 19:51

Trending di KABAR NUSANTARA