Pasuruan, Kabarpas.com – Dalam rangka mensukseskan pemilu tahun 2024, Senator Evi Zainal Abidin mengundang para kades dan perangkat Desa se-Kecamatan Lekok dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan Tajuk Sukseskan Pemilu Tahun 2024: Demokrasi Pancasila adalah Kado Terbesar untuk Bangsa Indonesia yang Menjadikan Masyarakat Berdaulat Secara Politik. Acara ini digelar di Joglo Suka Makmur Grati, Kabupaten Pasuruan.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Eza sapaan akrab Evi Zainal Abidin menyampaikan bahwa berbicara mengenai Pemilu 2024, tentu sangat erat kaitannya dengan sistem demokrasi pancasila. Dimana pemilu dapat dilaksanakan tentunya atas dasar suatu negara menganut sistem pemerintahan yang demokratis dimana masyarakat memiliki hak untuk menyuarakan aspirasinya.
“Salah satu bentuk aspirasi tersebut adalah dengan ikut berpartisipasi memilih secara langsung Kepala Negara, kepala Daerah maupun menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Legislatif,” ujar Senator Evi Zainal Abidin.
Oleh karenanya, lanjut Bunda Eza. Agar proses Pemilu serentak tersebut bisa berjalan damai dan kondusif, diperlukan peran serta seluruh stakeholder, untuk ikut berpartisipasi menjaga suksesnya pesta demokrasi. Salah satu unsur yang memiliki peran penting untuk mensukseskan jalan pemilu adalah para Kepala Desa (Kades)/Lurah dan seluruh perangkatnya.
Lebih lanjut disampaikan, Kepala desa adalah unsur penyelenggara pemerintahan dan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 29 diatur terkait netralitas mereka (kades) di Pemilu serentak. “Untuk itu peran kepala desa sangat penting, untuk memastikan proses ini berjalan dengan jujur adil, dan kondusif karena merekalah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan, Demokrasi Pancasila merupakan sistem pemerintahan di Indonesia yang berdasarkan pada asas-asas Pancasila yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, kebaikan, dan keadilan. Pemerintahan ini dibangun dengan cara musyawarah dan pengambilan keputusan berdasarkan mufakat.
“Oleh karena itu bisa disebut bahwa Pemilu merupakan musyawarah besar rakyat Indonesia, sebagai salah satu implementasi dari pelaksanaan atau perwujudan nilai-nilai pancasila, terutama pada sila keempat,” terangnya.
Terakhir Senator Evi berpesan bahwa, dalam rangka mewujudkan politik sehat, maka nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila perlu diinternalisasikan dalam setiap kegiatan politik. Baik politik yang dilakukan oleh pemerintahan negara, maupun politik yang dilakukan oleh organisasi, lembaga, bahkan perorangan.
“Jika semua warga negara memahami nilai-nilai itu dan menginternalisasikannya, maka kehidupan berbangsa dan bernegara ini akan berjalan harmonis. Sehingga, Demokrasi Pancasila benar-benar menjadi kado terbesar untuk Bangsa Indonesia yang menjadikan masyarakat berdaulat secara politik,” pungkasnya. (cha/gus).

















