Penulis : Agus Riyanto, Pemerhati Politik sekaligus Jurnalis Kabarpas.com
Trenggalek, kabarpas.com – Pemilu sudah usai. Baik Pilpres maupun Pemilu Legislatif. Hiruk pikuknya, setiap Parpol sudah memiliki perhitungan sendiri tentang siapa-siapa yang akan menjadi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Trenggalek. Tak terkecuali perolehan jumlah kursi. Salah satu Parpol, yakni PDI-P mengklaim dapat 13 kursi sekaligus menjadi pemenang Pemilu Legislatif.
Pada tahun 2024, selain Pemilu, Kabupaten Trenggalek juga akan menggelar Pemilukada. Tepatnya bulan Oktober mendatang. Nah ini akan menjadi sesuatu yang menarik. Pasalnya, Bupati Trenggalek saat ini, Mochamad Nur Arifin merupakan Ketua DPC PDI-P Trenggalek. Sehingga, jika Mas Ipin sapaan akrabnya ikut tampil dalam Pemilukada, PDI-P punya peluang kawinkan gelar, Menang Pemilu dan Pilkada. Karena, hingga saat ini belum juga ada sosok atau figur untuk menjadi orang nomor satu di Kabupaten Trenggalek. Padahal waktu 8 bulan bukanlah waktu yang panjang dalam sebuah dinamika politik.
Dengan belum munculnya bakal calon Bupati Trenggalek hingga saat ini, maka semakin mempertegas peluang incumbent menang cukup terbuka lebar. Dengan kata lain PDI-P menang Pemilu dan Pemilukada akan terwujud. Sekaligus mengulang memori tahun 2010.
Tidak sedikit orang beranggapan terlalu dini jika bicara Pemilukada saat ini. Mereka beranggapan jika waktunya masih panjang. Padahal untuk bisa dikenal oleh masyarakat Trenggalek secara umum butuh waktu panjang. Seperti orang bijak bilang, tak kenal maka tak sayang.
Pola pikir masyarakat sekarang ini sudah cerdas. Mulai mengenal figurnya serta kapasitas untuk memimpin sebuah daerah. Hal ini terbukti, dalam kurun waktu 10 tahun, bakal calon yang muncul secara mendadak akan sulit mengalahkan incumbent. Mantan Bupati Soeharto butuh waktu hampir 2 tahun untuk mengalahkan Mulyadi dalam Pemilukada 2005.
Pertanyaannya, apakah sudah banyak yang tidak tertarik lagi untuk menjadi Bupati Trenggalek? Atau mungkin menunggu momentum yang tepat untuk mendeklarasikannya. Meskipun waktu terus berjalan.
Seperti diketahui, jika tidak ada aral melintang, Kabupaten Trenggalek akan menggelar pesta demokrasi yang bertajuk Pemilukada pada Oktober mendatang. (ags/gus).

















