Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Terkini ยท 20 Feb 2024

PDI-P Trenggalek Berpeluang Kawinkan Gelar, Menang Pemilu dan Pemilukada 2024


PDI-P Trenggalek Berpeluang Kawinkan Gelar, Menang Pemilu dan Pemilukada 2024 Perbesar

Penulis : Agus Riyanto, Pemerhati Politik sekaligus Jurnalis Kabarpas.com

 

Trenggalek, kabarpas.com – Pemilu sudah usai. Baik Pilpres maupun Pemilu Legislatif. Hiruk pikuknya, setiap Parpol sudah memiliki perhitungan sendiri tentang siapa-siapa yang akan menjadi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Trenggalek. Tak terkecuali perolehan jumlah kursi. Salah satu Parpol, yakni PDI-P mengklaim dapat 13 kursi sekaligus menjadi pemenang Pemilu Legislatif.

Pada tahun 2024, selain Pemilu, Kabupaten Trenggalek juga akan menggelar Pemilukada. Tepatnya bulan Oktober mendatang. Nah ini akan menjadi sesuatu yang menarik. Pasalnya, Bupati Trenggalek saat ini, Mochamad Nur Arifin merupakan Ketua DPC PDI-P Trenggalek. Sehingga, jika Mas Ipin sapaan akrabnya ikut tampil dalam Pemilukada, PDI-P punya peluang kawinkan gelar, Menang Pemilu dan Pilkada. Karena, hingga saat ini belum juga ada sosok atau figur untuk menjadi orang nomor satu di Kabupaten Trenggalek. Padahal waktu 8 bulan bukanlah waktu yang panjang dalam sebuah dinamika politik.

Dengan belum munculnya bakal calon Bupati Trenggalek hingga saat ini, maka semakin mempertegas peluang incumbent menang cukup terbuka lebar. Dengan kata lain PDI-P menang Pemilu dan Pemilukada akan terwujud. Sekaligus mengulang memori tahun 2010.

Tidak sedikit orang beranggapan terlalu dini jika bicara Pemilukada saat ini. Mereka beranggapan jika waktunya masih panjang. Padahal untuk bisa dikenal oleh masyarakat Trenggalek secara umum butuh waktu panjang. Seperti orang bijak bilang, tak kenal maka tak sayang.

Pola pikir masyarakat sekarang ini sudah cerdas. Mulai mengenal figurnya serta kapasitas untuk memimpin sebuah daerah. Hal ini terbukti, dalam kurun waktu 10 tahun, bakal calon yang muncul secara mendadak akan sulit mengalahkan incumbent. Mantan Bupati Soeharto butuh waktu hampir 2 tahun untuk mengalahkan Mulyadi dalam Pemilukada 2005.

Pertanyaannya, apakah sudah banyak yang tidak tertarik lagi untuk menjadi Bupati Trenggalek? Atau mungkin menunggu momentum yang tepat untuk mendeklarasikannya. Meskipun waktu terus berjalan.

Seperti diketahui, jika tidak ada aral melintang, Kabupaten Trenggalek akan menggelar pesta demokrasi yang bertajuk Pemilukada pada Oktober mendatang. (ags/gus).

Artikel ini telah dibaca 238 kali

Baca Lainnya

Fawait Dorong Peran Guru Ngaji dalam Penguatan Karakter Warga Jember

28 Juni 2026 - 16:21

PDI Perjuangan Trenggalek Gelar Pendidikan Politik dan Pembekalan ‘Public Speaking’ Kader Perempuan

28 Juni 2026 - 14:39

Membangun Ekosistem Bisnis, Menguatkan UMKM Jawa Timur: Babak Baru Mie Mapan di Usia Ke-34

28 Juni 2026 - 13:43

Banyuwangi BerStylo Bersama Satukan 200 Pengguna New Honda Stylo 160

28 Juni 2026 - 12:28

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Setelah Lima Tahun Bergulir, Raperda PPLH Inisiatif DPRD Jember Akhirnya Disahkan Jadi Perda

28 Juni 2026 - 09:14

Trending di KABAR NUSANTARA