Pasuruan, Kabarpas.com – Walikota Pasuruan H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan juga di dampingi Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) membuka kegiatan Penyelarasan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 1971 tentang Penggunaan lambang Daerah Kotamadya Pasuruan di Pendopo Surga-Surgi pada, Jumat (23/02/24).
Dalam kesempatan ini Gus Ipul menyampaikan, logo menjadi suatu hal yang penting. Dimana logo merupakan identitas daerah yang menggambarkan tentang potensi, harapan, dan semboyan yang melukiskan semangat untuk mewujudkan harapan.
“Saya lihat lambang atau logo ini sarat dengan nilai-nilai budaya, kearifan lokal (local wisdom) yang dapat diterapkan dalam kehidupan kekinian, saya senang masih bisa mempertahankan nilai-nilai yang lama sambil menerima nilai-nilai baru yang baik,” kata Gus Ipul.
Menurutnya, penciptaan sebuah lambang atau logo selain mempertimbangkan sisi estetika juga sarat dengan nilai-nilai budaya atau makna-makna simbolik yang diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi.
“Sepintas logo kita terlihat baik-baik saja, nantinya sesuaikan saja logo ini dengan situasi dan kondisi,” imbuh Gus Ipul.
Gus Ipul juga menyampaikan, dengan memahami arti lambang daerah masyarakat dapat memahami akar budaya, mencintai budaya dan bangga dengan hasil budayanya sendiri.
“Banyak yang masih belum mengetahui dan tidak peduli dalam melestarikan hasil budaya sendiri, sehingga sekarang ini terjadi perbedaan gambar lambang daerah yang asli,” jelas Gus Ipul.
Gus Ipul berharap, dengan adanya sarasehan ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana penyebarluasan kembali peraturan daerah tentang penggunaan lambang daerah Kotamadya Pasuruan.
“Semoga melalui pemaparan di sarasehan ini bisa membantu semua pihak agar kembali pada pemahaman yang sama terkait lambang daerah Kota Pasuruan yang kita miliki saat ini,” ujar Gus Ipul.
Sarasehan ini dalam rangka untuk mengembalikan lagi orisinalitas arti dan makna gambar yang sudah diatur dalam peraturan daerah.
Lambang atau logo bukan suatu hal sepele yang hanya sekedar dalam bentuk gambar. Tapi punya makna dan filosofi yang bisa menjadi sebuah harapan masyarakat Kota Pasuruan.
Seusai Gus Ipul memberikan sambutan, sarasehan dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh budayawan bapak Agus terkait asal usul logo kotamadya yang kemudian disusul dengan sesi tanya jawab.
Dalam kesempatan ini Bapak Agus Subagyo mendapatkan penghargaan sebagai pembuat lambang Kota Pasuruan. (dit/gus).

















