Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 19 Jun 2026

Ada Menu Istimewa Setiap Jumat, SPPG di Jember Sajikan Olahan Daging Sapi untuk Penuhi Gizi Penerima Manfaat


Ada Menu Istimewa Setiap Jumat, SPPG di Jember Sajikan Olahan Daging Sapi untuk Penuhi Gizi Penerima Manfaat Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, menghadirkan menu istimewa setiap hari Jumat. Hidangan berbahan dasar daging sapi menjadi sajian khusus yang diberikan kepada penerima manfaat sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pemenuhan gizi.

Kepala SPPG Wringinagung, Harun Al Rasyid, mengatakan penyusunan menu makanan di SPPG tidak dilakukan secara asal. Setiap hidangan telah melalui perencanaan dan perhitungan yang disusun oleh pengawas gizi dengan mengacu pada petunjuk teknis (juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Terkait dengan gizinya itu tidak semena-mena pengawas gizi hanya menghitung semata. Namun, kami melalui beberapa tahapan kemudian harus sesuai dengan juknis yang dikeluarkan oleh BGN,” ujar Harun saat ditemui, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, BGN memberikan arahan agar terdapat menu spesial pada hari tertentu sebagai bentuk variasi sekaligus peningkatan kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

“Untuk hari ini, menu yang dirancang oleh pengawas gizi kami adalah menu daging. Setiap hari Jumat kami disarankan menggunakan daging sapi untuk dijadikan menu. Ini arahan dari BGN supaya ada menu spesial,” jelasnya.

Menu daging sapi tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen SPPG dalam menghadirkan makanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan kalori, tetapi juga memperhatikan keseimbangan gizi bagi para penerima.

Dalam sehari, SPPG Wringinagung mampu memproduksi dan menyalurkan sebanyak 2.160 ompreng makanan sehat. Distribusi tersebut menyasar dua kelompok penerima manfaat.

Sebanyak 1.631 porsi diperuntukkan bagi sektor pendidikan, meliputi siswa dan tenaga pendidik. Sementara 529 porsi lainnya diberikan kepada kelompok nonpeserta didik, seperti balita, ibu menyusui, dan ibu hamil.

Harun menegaskan, keberlangsungan layanan SPPG tidak hanya bergantung pada jumlah makanan yang diproduksi, tetapi juga kualitas kandungan gizi yang diberikan.

Melalui penerapan juknis BGN dan pengawasan dari tenaga ahli gizi, SPPG Wringinagung berupaya menjaga standar pelayanan agar program pemenuhan gizi dapat berjalan konsisten dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Jombang. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

SPPG Serap Puluhan Warga Lokal, Buka Akses Ekonomi bagi Keluarga Rentan di Jember

19 Juni 2026 - 19:05

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

19 Juni 2026 - 18:46

Digital Smart Community: Program Edukasi Literasi Digital Masyarakat 

19 Juni 2026 - 17:41

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

19 Juni 2026 - 17:34

Ratusan Pelajar Pasuruan dan Sekitarnya Ikuti Seminar Inspiratif AHM Best Student 2026

19 Juni 2026 - 14:23

Dosen UNU Pasuruan Jadi Narsum Utama Bootcamp Riset Mahasiswa Universitas PGRI Sumenep 

19 Juni 2026 - 10:58

Trending di KABAR NUSANTARA