Jember, Kabarpas.com – Bupati Muhammad Fawait melalui program Pro Gus’e di lokasi wisata Rembangan melaporkan beberapa agenda penting ke depan yang akan dilaksanakan dalam waktu oleh Pemkab Jember.
Diawali dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di seluruh kecamatan se-Jember pada 30 Agustus 2025. Meski kondisi saat ini baik-baik saja, GPM merupakan langkah tepat untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok dan menjaga inflasi supaya tetap stabil.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, rakyat kita harus betul-betul dijaga terkait kebutuhan harga bahan pokok,” ucapnya.
Para petani tembakau di Jember juga mendapat perhatian dari bupati. Tak hanya mengcover mereka dengan BPJS Kesehatan, Pemkab Jember sudah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan memberikan akses kepesertaan kepada 40.300 petani tembakau.
“Sebagai kabupaten yang memiliki simbol daun tembakau saya rasa sudah seharusnya kami memberikan perhatian kepada petani tembakau, setelah BPJS Kesehatan lewat UHC prioritas, sekarang kepesertaan BPJD Ketenagakerjaan,” kata bupati.
Selain itu, perkembangan terakhir penyaluran insentif guru ngaji juga dilaporkan oleh bupati. Sesuai jadwal, pencairan insentif kepada 22.000 guru ngaji akan mulai dilaksanakan pada 10 September 2025 dan dilakukan secara bertahap.
Bupati berpesan kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat agar pencairan insentif bisa dilakukan di setiap desa untuk menghindari antrean panjang di kantor perbankan.
Pemkab Jember beberapa hari lagi akan melaksanakan bakti sosial Gus’e Peduli Kesehatan berupa layanan operasi bibir sumbing dan bantuan kaki palsu di tiga rumah sakit daerah yaitu Soebandi, Kalisat, dan Balung.
“Bagi masyarakat Jember yang membutuhkan operasi bibir sumbing dan bantuan kaki palsu bisa segera mendaftarkan diri. Program tersebut akan kami laksanakan pada tanggal 5 sampai 7 September 2025,” tutur bupati.
Tak hanya itu, kabar lain yang sangat ditunggu masyarakat terkait kelanjutan penerbangan di Bandara Jember juga disampaikan bupati.
Setelah soft launching pada 17 Agustus lalu, penerbangan reguler dari Bandara Notohadinegoro (Jember) ke Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta) sudah bisa diakses oleh masyarakat mulai tanggal 10 September 2025.
Tiket bisa didapatkan melalui offline atau di masing-masing bandara Jember-Jakarta. Sedangkan, pemesanan lewat online atau aplikasi akan dikabarkan lebih lanjut oleh Dinas Perhubungan dalam waktu dekat. (dan/ian).

















