Rabu, 20 Agustus 2025 – 16.40 | 623 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Momen haru dan suka cita menyelimuti gedung GOR PKPSO pada, Rabu (20/8/2025), di mana sebanyak 3000 lebih tenaga non ASN kategori R4 Kabupaten Jember menanti kabar gembira tentang kejelasan status kepegawaian mereka.
Gemuruh disambut tepuk tangan seketika meluap setelah Bupati Muhammad Fawait melalui zoom meeting menyampaikan bahwa 3378 pegawai R4 diusulkan menjadi PPPK paruh waktu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pengusulan tersebut menjadikan Jember sebagai kabupaten dengan jumlah pengajuan terbanyak se-Jawa Timur, untuk tenaga non ASN R4 yang akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu.
Kebijakan ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah di bawah komando Bupati Fawait dalam memperjuangkan kesejahteraan para tenaga non ASN.
“Jika nanti disetujui (PPPK paruh waktu), gaji mereka pun akan terstandarisasi sehingga lebih terjamin dan memberikan kepastian bagi masa depan,” ucap bupati memberi harapan.

Bupati Fawait yang dikabarkan sedang berada di ibukota pun menekankan bahwa proses ini tidak terlepas dari doa, perjuangan, dan kesabaran panjang seluruh tenaga non ASN R4. Ia percaya setiap ikhtiar akan menemukan jalannya. “Semoga pengajuan ini dapat segera terealisasi dan menjadi awal yang baik untuk memperbaiki taraf hidup para tenaga non ASN kita, termasuk keluarganya,” tuturnya.
Momentum pengajuan menjadi PPPK ini menurut bupati, harus bisa menjadi penyemangat untuk meningkatkan kinerja sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, ASN, dan non ASN.
“Saya minta jangan ada yang merasa cukup hanya dengan proses pengajuan ini. Justru mulai hari ini, mari kita buktikan bahwa tenaga non ASN mampu memberi kontribusi terbaik untuk pembangunan Jember. Bersama-sama, kita bisa menjadikan tahun 2025 sebagai titik awal pembangunan,” tandasnya.
“Tahun ini akan menjadi tonggak awal pembangunan. InshaAllah tahun 2026 akan jadi momen pembangunan terbesar Kabupaten Jember, saya masih berusaha mendapatkan anggaran sebanyak mungkin. Jadi saya minta komitmen bersama kawan-kawan semuanya,” imbuh bupati.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan dan penandatanganan Pakta Integritas oleh ribuan tenaga non ASN R4 yang akan menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga loyalitas dan integritas sebagai abdi negara.
Kerja keras Bupati Fawait yeng mengusulkan perubahan status R4 ke PPPK paruh waktu disambut suka cita dan apresiasi ribuan pegawai.
Farida mewakili rekan-rekannya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Fawait. “Ini sebuah anugerah dan pengakuan, karena kami sudah mengabdi lama. Ini harapan baru bagi kami dan keluarga kami. Tentunya doa kami menjadi nyata, bapak (bupati) sudah mau mendengarkan suara kecil kami,” ucapnya.
Di tengah keharuannya, Farida menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu para R4. Tak lupa, dia juga menyematkan doa untuk Bupati Fawait agar tetap amanah dan dicintainya masyarakat Jember.
“Semoga ini memberikan keberkahan dan semua rakyat Jember mencintai bapak (bupati) sebagai pemimpin, semoga kepemimpinan menjadi yang terbaik. Terima kasih Gus Bupati atas semua keputusan yang telah diberikan, terima kasih kepada tim yang telah membantu kami menjadi paruh waktu, dan terima kasih teman-teman (R4) atas kekompakannya,” pungkasnya. (dan/ian).
















