Pasuruan, kabarpas.com – Berbagai cara dilakukan dalam meminimalisir angka stunting pada anak. Seperti yang dilakukan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Prigen, dengan menggelar sosialisasi ala Fatayat NU. Diharapkan dengan cara tersebut, dapat mencegah terjadinya stunting pada anak yang sat ini masih marak.
Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Prigen, menggelar sosialisasi pencegahan stunting pada anak ala Fatayat yang digelar di Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Stunting merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali bagi para kader Nahdlatul Ulama (NU). Ketua PAC Fatayat NU Prigen, Widia Sofa menjelaskan bahwa ada penanganan tersendiri terkait urusan stunting “yakni mengajak para ibu-ibu muda terutama yang hamil agar mengikuti kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Cara tersebut dirasa sangat efektif. Karena, di Kabupaten Pasuruan sendiri angka stunting pada anak masih terbilang tinggi.
“Selain itu, kita sebagai warga Nahdliyin juga harus banyak membaca sholawat dan perbanyak berdzikir. Karena kita langsung bersentuhan dengan masyarakat,” terangnya.
Dari data yang di dapat, Kecamatan Prigen sendiri masih ada sebanyak 3% yang dalam kategori stunting.
Selain kegiatan sosialisasi, juga ada senam massal yang diikuti oleh ratusan kader Fatayat, pemberian penghargaan peserta dakwah online dan offline, dan ditutup dengan pengajian rutin. (rfz/gus).

















