Pasuruan, Kabarpas.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan kembali menegaskan komitmennya dalam menggerakkan perekonomian kerakyatan. Melalui program siniar atau podcast bertajuk “JAWARA” (Jaringan Wakil Rakyat), DPRD Kabupaten Pasuruan mengangkat tema strategis mengenai upaya akselerasi dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berdaya saing global.
Kegiatan yang diselenggarakan di Grati, Pasuruan ini menghadirkan dialog interaktif antara jajaran pimpinan legislatif dengan para pelaku usaha lokal. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Rias Yudikari Drastika, S.H., bersama jajaran terkait, yang secara khusus menyoroti pentingnya adopsi teknologi digital bagi para pelaku usaha kecil di era modern.
Dalam pemaparannya, wakil pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan ini menekankan bahwa tantangan terbesar UMKM saat ini bukan hanya soal permodalan, melainkan bagaimana produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas melampaui batas geografis regional. Oleh karena itu, digital marketing dipandang sebagai kunci utama yang wajib dikuasai oleh setiap pelaku usaha.
“Di era digital saat ini, pemasaran konvensional saja tidak lagi cukup. Para pelaku UMKM di Kabupaten Pasuruan harus mulai masif dan gencar memanfaatkan platform digital marketing. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, jangkauan pasar produk lokal kita bisa menembus kancah nasional bahkan internasional, sehingga UMKM kita benar-benar bisa naik kelas,” ujar Rias Yudikari Drastika, S.H. (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan)
Diskusi yang berlangsung hangat ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif bersama perwakilan asosiasi UMKM, termasuk Ketua UMKM Grati, Ibu Feniati Husni, serta berbagai elemen paguyuban usaha lokal. Para peserta tampak antusias menyampaikan aspirasi, tantangan di lapangan, serta harapan mereka terhadap dukungan kebijakan pemerintah daerah.
Melalui program “Jawara”, DPRD Kabupaten Pasuruan berharap ruang dialog ini dapat terus merawat sinergi positif antara pembuat kebijakan dan masyarakat pelaku usaha. Komitmen bersama ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem bisnis yang lebih tangguh, inovatif, dan mandiri bagi kemajuan ekonomi Kabupaten Pasuruan kedepannya. (ion/tin).

















