Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 22 Jan 2019

Dua Rumah Sakit Ini Turut Sumbang PAD Terbesar di Kabupaten Probolinggo


Dua Rumah Sakit Ini Turut Sumbang PAD Terbesar di Kabupaten Probolinggo Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Realisasi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo hingga akhir Desember 2018 mencapai Rp 220.977.635.214 atau 93,7% dari target sebesar Rp 235.850.247.851. Terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kepala Bidang Pendapatan Susilo Isnadi.

Ia mengatakan bahwa dari sektor pendapatan pajak daerah tercapai 114%.

“Semua ini dikarenakan adanya peningkatan intesifikasi pajak dengan sistem pemungutan dan pembayaran bisa langsung ke bank. Serta adanya potensi pajak yang meningkat yaitu BPHTB, ABT dan PPJ,” terangnya.

Dari sektor pajak daerah ini perolehannya mencapai Rp 62.605.153.083 atau 114% dari target sebesar Rp 54.640.000.000.

“Penyumbang tertinggi berasal dari PPJ sebesar Rp 26.023.288.033 dan PBB P2 sebesar Rp 16.643.390.982,” jelasnya.

Selanjutnya retribusi daerah sebesar Rp 26.269.473.751 atau 98% dari target sebesar Rp 26.792.690.975. Retribusi daerah tertinggi disumbang oleh retribusi pelayanan kesehatan sebesar Rp 11.999.856.925 dan pengujian kendaraan bermotor sebesar Rp 938.090.000.

“Sementara penyumbang terkecil berasal dari retribusi pelayanan pasar. Dari target sebesar Rp 3.565.000.000 hanya tercapai Rp 2.549.144.516 atau 71%,” ungkapnya.

Sedangkan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tercapai sebesar Rp 5.637.419.121 atau 100,07% dari target sebesar Rp 5.629.535.121. Serta lain-lain PAD yang sah mencapai sebesar Rp 126.469.589.258 atau 85% dari target sebesar Rp 148.788.021.755.

“Penyumbang terbesar lain-lain PAD yang sah diperoleh melalui BLUD dari 2 rumah sakit yakni RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan RSUD Tongas. Jumlahnya mencapai Rp 80.772.552.667,” terangnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Supervisi 209 Dapur MBG di Jember Rampung, Bupati Fawait Sebut Administrasi Mulai Tertib

21 Juni 2026 - 15:13

Pemkab Jember Ajukan Enam Raperda, Klaim Ekonomi 2025 Tumbuh di Atas Jatim dan Nasional

21 Juni 2026 - 15:11

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya

21 Juni 2026 - 12:54

Suara Kecil dari Aksi FMJM Jember: Guru, Emak-emak, hingga Supplier Telur Ceritakan Harapan dari MBG 

20 Juni 2026 - 13:49

Long March 10 Ribu Warga Jember Dukung MBG, Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Bukan Hentikan Program 

20 Juni 2026 - 13:47

Trending di KABAR NUSANTARA