Jember, Kabarpas.com – Kunjungan Ombudsman RI ke Kabupaten Jember dalam waktu dekat tidak dipandang sebagai agenda yang perlu dikhawatirkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Sebaliknya, Bupati Muhammad Fawait mengaku pihaknya justru mengundang langsung lembaga pengawas pelayanan publik tersebut untuk melihat berbagai inovasi yang telah dijalankan.
Hal itu disampaikan Fawait saat ditemui di sela kegiatan Bunga Desa di Kecamatan Tanggul, Selasa (28/7/2026).
Menurut Fawait, kehadiran jajaran pimpinan Ombudsman RI di Jember diharapkan dapat memberikan masukan sekaligus menilai berbagai pembenahan pelayanan publik yang telah dilakukan pemerintah daerah.
“Kami malah yang mengundang. Para Wakil Ketua Ombudsman dan beberapa pihak dari Jakarta kami undang supaya memberi masukan kepada Pemerintah Kabupaten Jember,” ungkanpnya.
Fawait menegaskan, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Pemkab Jember untuk memperlihatkan sejumlah inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan dalam beberapa waktu terakhir.
Salah satu inovasi yang akan ditunjukkan adalah program Peta Cinta di bidang administrasi kependudukan. Melalui program tersebut, layanan pencetakan dokumen kependudukan telah diperluas hingga tingkat kecamatan sehingga masyarakat tidak lagi harus datang ke pusat layanan di Kabupaten.
Selain itu, Pemkab Jember juga akan memperkenalkan inovasi di sektor kesehatan, mulai dari layanan kesehatan gratis hingga program Home Care yang menghadirkan pelayanan tenaga kesehatan langsung ke rumah warga yang membutuhkan.
“Kami ingin menunjukkan inovasi-inovasi terkait perbaikan pelayanan publik yang hari ini Jember sudah berubah total. Contohnya Peta Cinta untuk layanan administrasi kependudukan sampai ke kecamatan. Belum lagi di bidang kesehatan, bukan hanya layanan gratis, tetapi juga ada Home Care dan berbagai pelayanan lainnya,” ujarnya.
Fawait mengatakan, selain memperlihatkan capaian yang telah diraih, pemerintah daerah juga membuka ruang bagi Ombudsman untuk memberikan evaluasi dan rekomendasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami ingin pamerkan inovasi-inovasi itu, tetapi sekaligus meminta masukan agar pelayanan publik di Jember bisa semakin baik ke depan,” katanya.
Saat ditanya mengenai optimisme terhadap hasil penilaian Ombudsman, Fawait mengaku yakin Jember akan memperoleh hasil yang positif.
“Insyaallah bagus. Kan kami yang mengundang beliau-beliau ke Jember,” ujar Fawait. (dan/ian).

















