Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 20 Agu 2025

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Jember Tutup Permanen Simpang Tiga Argopuro


Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Jember Tutup Permanen Simpang Tiga Argopuro Perbesar

Rabu, 20 Agustus 2025 – 23.32 | 610 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Masa depan simpang tiga Argopuro akhirnya diputuskan akan ditutup secara permanen setelah para pihak terkait melakukan uji coba rekayasa lalu lintas selama tiga bulan terakhir.

Keputusan merubah fungsi simpang bersinyal menjadi simpang tiga tanpa lampu lalu lintas itu tertuang dalam rapat evaluasi yang dilakukan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Jember di kantor Dinas Perhubungan setempat.

Rapat dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, dengan melibatkan berbagai instansi. Di antaranya Komisi C DPRD Jember, Satlantas Polres Jember, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jatim, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim–Bali, serta sejumlah dinas terkait.

Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, menjelaskan bahwa keputusan tersebut sudah melalui kajian teknis maupun evaluasi lapangan.

“Jadi tadi kita lakukan rapat evaluasi terakhir terhadap rencana tindak lanjut penutupan permanen untuk perempatan Argopuro. Setelah dari kajian baik teknis maupun akumulatif, kita simpulkan perempatan Argopuro yang awalnya bersinyal ditutup permanen dengan pertigaan tidak bersinyal,” ujarnya ditemui usai rapat.

Menurut David, forum juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk memperlancar arus lalu lintas, salah satunya adalah mengubah median jalan yang saat ini menggunakan pagar portabel menjadi median taman, namun tetap dilengkapi bukaan yang bisa digunakan saat ada kegiatan besar.

“Kita minta barrier tengah itu dijadikan taman kota seperti median jalan yang lain, dengan masih ada kesempatan kurang lebih 10–12 meter untuk buka tutup saat ada event besar, seperti JFC atau peringatan hari besar. Kunci pengaturan itu akan dipegang Dishub dan Satlantas,” lanjutnya.

Selain itu, forum juga menyoroti titik putar balik (U-turn) yang dianggap perlu dikaji ulang agar lebih efektif.

“Ada yang merasa kejauhan, ada yang terlalu dekat. Nanti akan kita sesuaikan dengan kajian lalu lintas, dan dibuat dua arah agar tidak terjadi penumpukan,” jelas David.

Pihaknya juga mengusulkan pemasangan cermin cembung dan pita penggaduh di bekas simpang empat Argopuro untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan.

“Di tengah-tengah eks perempatan Argopuro itu kita minta ada cermin cembung sehingga pengguna jalan masih bisa melihat dari sisi Gajah Mada maupun Hayam Wuruk. Kita juga minta ada pita kejut sebagai pengingat agar tetap hati-hati,” pungkasnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Honda Premium Matic Day Hadir di 8 Kota, Cek Lokasinya!

10 Mei 2026 - 10:22

Siap Melesat, Pebalap Astra Honda Bidik Podium di ARRC Buriram

9 Mei 2026 - 21:47

Dari Pasar Lumpur Ledokombo, Festival Egrang Tanoker Perkuat Budaya dan Ekonomi Warga

9 Mei 2026 - 21:38

Perbaikan Jalur Longsor Tiris Direncanakan Awal 2027, Tokoh Masyarakat Swadaya Bangun Jalur Alternatif

9 Mei 2026 - 20:24

Wamen Komdigi Resmi Launching Festival Egrang Tanoker ke-14 di Jember

9 Mei 2026 - 14:39

Festival Egrang Tanoker ke-14: Ketika Permainan Tradisional Bertemu Era Digital

9 Mei 2026 - 14:36

Trending di KABAR NUSANTARA