Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 10 Jul 2017

Hasan Aminuddin: Saat Ini Indonesia Sedang Diuji Tentang Kebhinekaan


					Hasan Aminuddin: Saat Ini Indonesia Sedang Diuji Tentang Kebhinekaan Perbesar

Reporter : Dimaz Zidan

Editor: Agus Hartanto

___________________________________

Probolinggo (Kabarpas.com) – Salah satu anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Aminuddin menegaskan bahwa saat ini Indonesia sedang diuji tentang Kebhinnekaan. Menurutnya, politik kebangsaan diuji karena hadirnya generasi muda dari luar negeri.

“Dari generasi muda luar negeri ini, budaya luar negeri mau dipaksakan masuk di Indonesia. Oleh karena itu organisasi profesi seperti perawat ini harus mampu menjawab pertanyaan masyarakat. Bagaimana perawat bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Hasan Aminuddin, dalam sambutannya saat menghadiri Halal Bi Halal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) se-Jawa Timur, di Wisma Kampoeng Kita, Desa Condong Kecamatan Gading, Probolinggo.

Hasan Aminuddin juga mengungkapkan bahwa halal bihalal itu, merupakan budaya asli yang dimiliki oleh Republik Indonesia. Karena di luar negeri bahkan negara Islam sekalipun tidak ada halal bihalal.

“Sejarah lahirnya halal bihalal ini terjadi tahun 1948 atas kegelisahan dari Presiden RI Soekarno. Dimana saat itu sudah ada kelompok elemen tertentu di luar visi dan misi Presiden Soerkarno,” katanya.

Menurut Hasan, keluh kesah dari Presiden Soekarno saat itu disampaikan kepada KH Wahab Chasbullah. Saat itu Kiai Wahab menyampaikan bahwa silaturahim itulah yang akan mencairkan semua masalah antara manusia dengan manusia.

“Supaya bisa dipakai oleh semua kalangan, maka istilah silaturahim diganti dengan halal bihalal. Sehingga kegiatan halal bihalal itu identik dengan pejabat pemerintah bukan komunitas agama tertentu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun kebersamaan dan kekompakan diantara sesama perawat di Jawa Timur pada umumnya dan Kabupaten Probolinggo pada khususnya.

“Mudah-mudahan dengan semangat halal bihalal ini, perawat mampu meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Setidaknya perawat bisa lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

Halal bihalal ini ditandai dengan saling bersalam-salaman sebagai bukti untuk saling bermaaf-maafan diantara perawat se-Jawa Timur. Halal bihalal ini berlangsung dengan suasana penuh keakraban.

Kegiatan Halal Bi Halal yang difasilitasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPNI Jawa Timur dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Probolinggo ini, juga dihadiri oleh Ketua DPW PPNI Jawa Timur Prof. Dr. H Nursalam, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono, Ketua DPD PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko. (zid/gus).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Komitmen Mengawal Program Pangan, Polisi Amankan Kasus Pengemasan Ulang Beras SPHP

1 November 2026 - 20:54

IPNU-IPPNU Kota Pasuruan Ajak Gen Z Merawat Tradisi Lewat Seni dan Kreativitas

31 Oktober 2026 - 23:24

Gandeng Kabarpas, Bawaslu Pasuruan Dorong Partisipasi Warga Awasi Pemilu

31 Oktober 2026 - 09:07

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah, Ketua-Bendahara KONI Kota Pasuruan Ditahan Kejari

29 Oktober 2026 - 21:29

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Trending di Berita Pasuruan