Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 27 Okt 2024

IGTKI-PGRI Gelar Workshop Aplikasi Penilaian Kurikulum Merdeka


IGTKI-PGRI Gelar Workshop Aplikasi Penilaian Kurikulum Merdeka Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Probolinggo menggelar workshop aplikasi penilaian (asesmen) Kurikulum Merdeka bagi guru TK di aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini diikuti oleh 362 guru TK dari seluruh Kabupaten Probolinggo yang dibagi dalam dua sesi sesuai dengan lokasi mereka. Sesi pertama diikuti oleh 191 guru TK yang berasal dari daerah yang jauh dari kantor Disdikdaya dan sesi kedua diikuti oleh 171 guru TK yang berada lebih dekat.

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi langsung dari pengurus IGTKI-PGRI Provinsi Jawa Timur yang memberikan materi tentang aplikasi penilaian (asesmen) Kurikulum Merdeka.

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo Ellyzabeth Evelin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah guru TK dalam melakukan penilaian, mulai dari harian, mingguan, bulanan hingga semester. “Kita ingin meningkatkan kompetensi guru dalam digitalisasi, mengingat kita sekarang berada di era revolusi industri 5.0,” katanya.

Sebelumnya jelas guru TK Dharma Bhakti Desa Pajurangan Kecamatan Gending ini, banyak guru TK yang masih menggunakan metode penilaian manual atau aplikasi buatan sendiri. Dengan workshop ini, diharapkan ada keseragaman dalam pelaksanaan penilaian di seluruh Kabupaten Probolinggo. “Setiap guru akan mendapatkan satu akun untuk penilaian, sehingga tidak bisa berbagi dengan rekan. Hal ini untuk menjaga keamanan dan keakuratan data,” jelasnya.

Vivin menegaskan pentingnya dukungan pasca workshop aplikasi penilaian Kurikulum Merdeka. “Kami akan terus mendampingi guru-guru melalui grup WhatsApp (WA), sehingga jika ada kendala mereka dapat saling membantu,” tegasnya.

Lebih lanjut Vivin menghimbau semua guru TK yang telah difasilitasi untuk memanfaatkan aplikasi penilaian yang telah disediakan. Ini akan sangat memudahkan mereka dalam melakukan asesmen terhadap peserta didik.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Sekaligus menjadi wadah bagi guru untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka,” pungkasnya. (len/ari).

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

DBHCHT Kota Pasuruan Hadirkan Perlindungan Nyata, Ahli Waris Pekerja Rentan Terima Santunan Rp70 Juta

7 Agustus 2026 - 16:19

Polres Jombang Perkuat Kolaborasi, Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla

7 Agustus 2026 - 13:28

Sengketa Tanah Bobi Warga Silo Jember vs Bunda Bali Berlanjut di Jalur Pidana dan Perdata 

7 Agustus 2026 - 13:26

INDOMOBIL Expo Semarang 2026 Hadirkan Beragam Kendaraan Listrik Terbaru dan Promo Spesial

7 Agustus 2026 - 09:13

Buya Muzammil Usulkan Pemilihan Ketua Umum PBNU Secara Berjenjang untuk Perkuat Legitimasi Organisasi

6 Agustus 2026 - 18:56

Wakil Ketua Ombudsman Kenang Antrean KTP di Tenda, Kini Nilai Layanan Adminduk Jember Bertransformasi

6 Agustus 2026 - 18:19

Trending di KABAR NUSANTARA