Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 1 Jul 2026

Pasar Murah Terintegrasi Jember Tekan Harga Pangan, Warga Tanggul Serbu Komoditas Bersubsidi


Pasar Murah Terintegrasi Jember Tekan Harga Pangan, Warga Tanggul Serbu Komoditas Bersubsidi Perbesar

Rabu, 01 Juli 2026 – 18.19 | 1421 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar Pasar Murah Terintegrasi sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu meningkatkan daya beli masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Rabu (1/7/2026), disambut antusias oleh ratusan warga yang datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Program yang digagas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember tersebut menghadirkan sejumlah komoditas pangan strategis, mulai dari bahan kebutuhan rumah tangga hingga produk pertanian lokal dan hasil pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Jember, drh. Welas Wahyu Widayanti mengatakan tingginya kehadiran masyarakat menunjukkan pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah yang dirasakan langsung manfaatnya.

“Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan hari ini berjalan lancar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan program ini membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Welas.

Pasar murah tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah dan mitra pemerintah, di antaranya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DPTPH), Dinas Koperasi, serta Bulog. Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap pangan sekaligus membuka ruang pemasaran bagi produk lokal.

Dalam kegiatan tersebut, stan DKPP menjadi salah satu yang ramai dikunjungi warga. Sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, seperti gula pasir sebesar Rp15.500 per kilogram dan telur ayam ras Rp20.000 per kilogram.

Selain menjaga keterjangkauan harga pangan, pemerintah daerah juga mendorong agar pasar murah menjadi wadah mempertemukan petani, pelaku UMKM, dan konsumen secara langsung. Dengan begitu, hasil produksi lokal memiliki akses pasar yang lebih luas.

Welas menyebut keberlanjutan program akan terus dievaluasi bersama seluruh pihak terkait. Pemerintah daerah berharap pelaksanaan pasar murah dapat diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Jember agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

“Kami akan melakukan evaluasi dan koordinasi untuk menentukan pelaksanaan pasar murah berikutnya. Harapannya, program ini bisa menjangkau lebih banyak desa,” ujarnya.(dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

74 Paskibraka Kota Pasuruan Dikukuhkan

16 Agustus 2026 - 07:48

Jelang Honda DBL 2026, MPM Honda Jatim Sapa Pelajar Lewat School Roadshow

16 Agustus 2026 - 07:39

HUT Kemerdekaan RI ke-81, Forkopimda Mojokerto Raya Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Gajah Mada

16 Agustus 2026 - 07:29

Sinergi Vokasi Hadirkan Manfaat Bagi Penyandang Disabilitas di Bojonegoro

16 Agustus 2026 - 07:27

IPB Dorong Pesantren di Kabupaten Probolinggo Jadi Pelopor Ketahanan Pangan

15 Agustus 2026 - 15:23

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

15 Agustus 2026 - 15:01

Trending di KABAR NUSANTARA