Pasuruan, kabarpas.com – Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sejumlah toko pecah belah dan perabotan rumah tangga di Kota Pasuruan diserbu pembeli, mayoritas kalangan ibu-ibu alias emak-emak. Lonjakan pembeli ini mendatangkan berkah tersendiri bagi para pedagang yang meraup omzet hingga ratusan juta rupiah sejak sepekan terakhir.
Kondisi tersebut terlihat di Toko Dea Dea yang berlokasi di Jalan Margotaruno, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Sejak pagi, para pembeli silih berganti memadati toko untuk berburu berbagai macam perabotan, mulai dari panci, wajan, timba, gayung, gelas, meja, hingga lemari plastik.
Perabotan tersebut nantinya digunakan sebagai pelengkap tradisi peringatan Maulid Nabi di kampung masing-masing, baik untuk dibagikan langsung kepada warga maupun dijadikan hadiah doorprize atau rebutan saat acara berlangsung.
Salah seorang pembeli asal Puspo, Kabupaten Pasuruan, Nuryanti, rela menempuh perjalanan jauh demi membeli perabotan dalam jumlah banyak.
”Belanja timba, gayung, dan perabotan lain untuk hadiah dan dibagi-bagikan di musala kampung,” ujar Nuryanti pada Senin (24/08/2026).
Pemilik toko, Dea, menuturkan bahwa peningkatan kunjungan pembeli dari dalam maupun luar kota sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Harga barang yang ditawarkan pun bervariasi dan ramah di kantong, mulai dari Rp6 ribu hingga belasan ribu rupiah per unit.
”Hari ini sangat ramai, banyak warga yang membeli untuk kebutuhan perayaan Maulid Nabi. Kami juga memberikan bonus barang jika konsumen berbelanja dalam jumlah tertentu sekali datang,” tutur Dea. (emn/ian).

















