Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 6 Okt 2022

PBNU Akan Undang Tokoh-tokoh Agama Dunia di Forum G20


PBNU Akan Undang Tokoh-tokoh Agama Dunia di Forum G20 Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Liga Muslim Dunia (MWL, organisasi Islam berbasis di Makkah) menggelar forum agama G20 atau biasa disebut Religion of Twenty (R20) pada 2-3 November 2022 mendatang di Nusa Dua, Bali.

Forum ini mengundang tokoh-tokoh agama dunia untuk berdialog secara terbuka mengenai kepedihan sejarah dan upaya untuk menjadikan agama sebagai solusi bagi berbagai problem dunia saat ini dan di masa depan.

Kehadiran tokoh agama secara langsung lebih dapat menyentuh akar permasalahan karena melibatkan entitas inti masyarakat. Karena cakupan yang global, pelibatan tokoh agama dari seluruh dunia dalam forum ini merupakan langkah yang langsung masuk ke jantung diplomasi.

“Ini justru jantungnya diplomasi. Masyarakat negara lain merasa bahwa negara mereka punya concern yang sama, yaitu ingin mengajak supaya ada perdamaian lewat agama-agama,” kata Wakil Ketua Pelaksana Forum R20, Safira Machrusah (Rosa), di Kantor PBNU, Jakarta.

Forum R20 ini, menurut Rosa, merupakan diplomasi yang lebih down to earth (membumi). Meskipun keberhasilannya memang relatif karena harus ada ukurannya, upaya ini memungkinkan para tokoh yang hadir untuk dapat mengimplementasikan hal serupa di negara masing-masing.

“Efek yang akan bagus kalau mereka yang diundang terinspirasi dari agenda forum tersebut. Insyaallah ketika mereka kembali, masing-masing akan meniru agenda ini,” kata perempuan yang pernah menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Aljazair itu.

Oleh karena itu, menurutnya, pemerintah negara-negara yang terlibat dalam R20 diharapkan dapat menindaklanjuti berbagai hasil kesepakatan forum secara rutin dengan menggandeng tokoh-tokoh agama. “Pemerintah harus berterima kasih kepada para pemimpin agama. Pemerintah harus menindaklanjuti [hasil R20] dengan kegiatan regular yang isinya menyemai moderasi beragama atau apa saja,” ujarnya.

Pendekatan Hati ke Hati

Seturut pernyataan Ketua Umum PBNU, K.H. Yahya Cholil Staquf, agenda dialog antar-pemuka agama ini memang hendak menjadikan agama sebagai solusi problem global, tapi tidak berambisi mampu mengatasi semua masalah dunia. Karena itu, R20 hadir untuk membawa satu pesan yang benar-benar khas dan orisinal yang akan disampaikan para pemimpin agama, baik dari kalangan moderat, liberal, hingga kelompok yang dianggap radikal.

“Kalau ingin menjadikan agama sebagai solusi, harus berani legowo mengundang siapapun, baik pro maupun kontra. Ini misi diplomasi yang sangat bagus,” kata Rosa.

Karenanya, ia menegaskan bahwa agama berperan penting dalam proses diplomasi, terlebih dengan melakukan pendekatan dari hati ke hati. Baginya, pendekatan macam ini bakal memberikan pengaruh yang signifikan terhadap diplomasi antarnegara.

“Kalau kita melakukan pendekatan dari hati ke hati kepada masyarakatnya, ini memberikan pengaruh sangat positif terhadap rekatnya hubungan pemerintah. Langsung ke masyarakat itu gaungnya luar biasa,” katanya.

Rosa menegaskan pula bahwa dengan digelarnya R20 ini, tentu saja mata masyarakat internasional terhadap NU akan semakin terbuka. Jika NU dikenal di tingkatan nasional, itu wajar; tetapi masyarakat juga perlu memandang keberadaan NU sebagai entitas global yang membawa kehidupan harmonis dan mendorong umat beragama bisa berdampingan secara damai. (don/ida).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Dima Akhyar Mulai Pemetaan Internal PDP Kahyangan, Pembenahan Akan Berbasis Data 

14 Mei 2026 - 16:37

Lewat OSMA, Gus Fawait Ajak ASN Jember Hilangkan Ego Sektoral

14 Mei 2026 - 16:33

Gus Fawait Pasang Target Besar untuk Direksi Baru Perumda Kahyangan

14 Mei 2026 - 06:27

Jember Kembali Jadi Tuan Rumah Karnaval SCTV 2026, UMKM hingga Wisata Ikut Dipromosikan

13 Mei 2026 - 14:56

Birokrat di Balik PAD Rp1 Triliun Itu Kini Jadi Pj Sekda Jember

12 Mei 2026 - 16:31

Indeks Daya Saing Daerah 2025, Jember Ungguli Banyuwangi

12 Mei 2026 - 10:11

Trending di KABAR NUSANTARA