Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 17 Jun 2026

Pemkab Jember Satukan Pesantren dan Guru Ngaji Lewat Forum Komunikasi, Bidik Percepatan Pembangunan Daerah


Pemkab Jember Satukan Pesantren dan Guru Ngaji Lewat Forum Komunikasi, Bidik Percepatan Pembangunan Daerah Perbesar

Rabu, 17 Juni 2026 – 11.13 | 1262 kali dilihat

 

 

Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember membangun jalur komunikasi baru dengan kalangan pesantren dan guru ngaji melalui pengukuhan dua forum strategis, yakni Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Forum Komunikasi Guru Ngaji se-Kabupaten Jember.

Pengukuhan yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (16/6/2026) malam, dipimpin langsung oleh Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait. Kedua forum tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dengan kelompok keagamaan hingga tingkat akar rumput.

Gus Fawait mengatakan, pengukuhan dua forum secara bersamaan merupakan upaya menyatukan langkah antara pemerintah daerah, pondok pesantren, dan para guru ngaji dalam mendukung program pembangunan Jember.

“Malam ini kami meresmikan dua forum sekaligus, yaitu Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Forum Komunikasi Guru Ngaji,” ujar Gus Fawait.

Menurutnya, keberadaan forum tersebut bukan sekadar wadah administratif, melainkan menjadi mitra pemerintah dalam merumuskan sekaligus menjalankan program pembangunan daerah.

Ia berharap pesantren dan guru ngaji dapat mengambil peran lebih luas dalam mewujudkan visi “Jember Baru, Jember Maju”.

“Kami ingin pondok pesantren dan seluruh guru ngaji berjalan bersama membantu pemerintah kabupaten dalam mengarsiteki serta mewujudkan pembangunan Jember,” katanya.

Gus Fawait menilai forum komunikasi ini juga menjadi jembatan untuk memperlancar pertukaran informasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui wadah tersebut, kebutuhan serta persoalan yang ada di lingkungan pesantren maupun masyarakat desa diharapkan lebih mudah terpetakan.

“Forum ini menjadi saluran komunikasi yang terbuka antara pemerintah kabupaten dengan masyarakat, khususnya guru ngaji dan dunia pesantren. Ke depan tidak boleh ada lagi sekat formalitas,” ujarnya.

Selain memperkuat komunikasi, Pemkab Jember juga menyiapkan sejumlah program yang menyasar peningkatan kapasitas santri dan lembaga pesantren. Gus Fawait menegaskan, pesantren tidak hanya dipandang sebagai penerima bantuan, tetapi sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Ia menyebut program pemerintah akan diarahkan pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan keterampilan, hingga persiapan tenaga kerja profesional.

“Orientasinya bukan hanya bantuan operasional atau logistik untuk pondok pesantren. Kita juga menyiapkan pelatihan kerja, termasuk bagi yang ingin menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) profesional,” jelasnya.

Selain sektor ekonomi, pemerintah daerah juga akan memperhatikan kebutuhan lain di lingkungan pesantren, seperti kesehatan dan sanitasi. Forum komunikasi tersebut nantinya diharapkan menjadi ruang koordinasi untuk menyusun langkah bersama.

Gus Fawait menambahkan, struktur forum yang tersebar hingga tingkat kecamatan dan desa akan membantu pemerintah mendapatkan gambaran lebih akurat mengenai potensi serta kebutuhan para santri.

“Kalau ada santri yang ingin menjadi PMI legal dan terampil, kita fasilitasi pelatihannya. Begitu juga yang ingin bergerak di sektor UMKM, kita siapkan ekosistem pendukungnya,” tandas Gus Fawait.

Dengan terbentuknya dua forum tersebut, Pemkab Jember berharap pembangunan daerah tidak hanya berjalan dari sisi birokrasi, tetapi melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren dan guru ngaji sebagai bagian dari kekuatan sosial di Jember. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

BPJS Kesehatan dan RS Graha Sehat Perkuat Prolanis Lawan Penyakit Kronis

11 Juli 2026 - 19:41

Diperta Kabupaten Probolinggo Siapkan Screen House Modern Perkuat Produksi Cabai Berkualitas

11 Juli 2026 - 19:36

Ilmu Antropologi di Pesantren Terpadu Al-Yasini

11 Juli 2026 - 06:54

TSM Honda Cetak Lulusan Siap Kerja, Buka Peluang Karier yang Luas

11 Juli 2026 - 06:49

Duta Keselamatan Berkendara MPM Honda Jatim Raih Prestasi di Safety Riding Camp Astra Honda 2026

10 Juli 2026 - 08:01

Big Bike New Rebel 1100, Simbol Kebebasan Ekspresi Generasi Modern

10 Juli 2026 - 07:56

Trending di Kabar Otomotif