Pasuruan, Kabarpas.com – Pria yang diduga mencoba bunuh diri di dekat warung di Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan meninggal dunia.
Riyadi (25), warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton ini meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif.
Kapolsek Kraton, Kompol Zudianto mengatakan bahwa korban meninggal dunia di RSUD Bangil.
Usai ditemukan terkapar bersimbah samping warung pinggir jalan raya Pantura jurusan Surabaya – Banyuwangi, Riyadi langsung dilarikan ke rumah sakit.
“Korban meninggal saat dalam perawatan pihak rumah sakit,” ujar Zudianto saat dikonfirmasi.
Pria yang disebut polisi diduga mengalami depresi ini memang mengalami luka berat yang cukup serius.
Lehernya mengalami luka sayat sementara perutnya juga terdapat luka tusuk sayatan yang cukup dalam.
Zudianto menyatakan korban meninggal dunia pada hari Jumat (3/11/2023) sekitar pukul 18.00 WIB.
“Setelah dirawat 3 hari korban meninggal dunia,” ungkapnya.
Jenazah korban juga telah dipulangkan ke rumah duka dan dikebumikan oleh keluarga.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi mengatakan bahwa keluarga korban berencana hendak mengambil barang bukti sepeda motor Honda Beat putih bernopol N 2778 W milik korban yang diamankan di Polres Pasuruan Kota.
“Keluarga korban sebenarnya mau ambil bb motor korban dengan menunjukkam surat-surat, tapi hingga saat ini belum datang,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria ditemukan bersimbah darah di pinggir warung di Jalan Raya Bangil-Pasuruan, tepatnya Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Rabu (1/11) pukul 10.00 WIB.
Riyadi (25), warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, ini ditwmukan kondisi luka sayat di leher dan perutnya.
Setelah diselidiki polisi, disinyalir pria tersebut berusaha melakukam percobaan bunuh diri. Polisi menemukan barang bukti bekas botol pestisida yang diduga sempat diminum korban. Selain itu, ditemukan sebuah bungkus pisau di tengah ladang kosong di belakang warung.
Pihak keluarga membuat pengakuan bahwa korban sempat nampak mengalami depresi dan pernah terlihat membawa sebilah pisau satu bulan yang lalu. (emn/gus).

















