Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 15 Apr 2019

Puluhan Guru di Pasuruan dan Sidoarjo Antusias Ikuti Workshop TOT Gernas Tastaka


					Puluhan Guru di Pasuruan dan Sidoarjo Antusias Ikuti Workshop TOT Gernas Tastaka Perbesar

Reporter : Muhammad Khamim

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Puluhan guru di Pasuruan dan Sidoarjo antusias mengikuti workshop TOT Gerakan Nasional Berantas Buta Matematika (Gernas Tastaka). Acara ini digelar selama dua hari (13-14/4/2019) di SMPNU Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Tampak, puluhan peserta tersebut sangat antusias mengikuti Workshop TOT yang digelar baru pertama kali di wilayah Pasuruan. Dalam acara ini, pihak panitia menghadirkan langsung pemateri yang telah berkompeten dari Jakarta. Mereka adalah Dhitta Puti Sarasvati (Koordinator konten pelatihan Gernas Tastaka) danWiro Retno Kris Sejati (Fasilitator pelatihan Workshop TOT Gernas Tastaka).

Tak hanya itu, para peserta juga diberikan secara langsung untuk mempraktekkan bagaimana cara dia mengajar selama ini di dalam kelas. Selanjutnya, pemateri memberikan arahan dan wawasan baru tentang mengajar matematika dengan Gernas Tastaka.

“Melalui gerakan ini kami mengajak anak-anak Indonesia untuk bisa matematika. Selain itu memberikan para guru stimulus untuk mengajar yang menyenangkan,” ujar Dhitta Puti Sarasvati kepada Kabarpas.com, saat ditemui seusai acara.

Dijelaskan, Gernas Tastaka sendiri sejatinya telah dideklarasikan pada 10 November 2018 lalu di Jakarta. Dan pihaknya akan terus berkomitmen untuk membumikan gerakan ini secara nasional.

“Kami bekerjasama dengan relawan di daerah, dan kebetulan yang menyambut positif di Pasuruan yaitu di SMPNU Lekok ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan. “Melihat animo peserta yang cukup tinggi, jadi setelah dari Pasuruan akan kemungkinan kapan-kapan kami akan ke sini lagi. Tapi, bisa juga ke Bogor, Jakarta, dan Sidoarjo,” imbuhnya.

Selainitu, ia berharap melalui Gernas Tastaka ini, akan tercipta kelas matematika bernalar dan bisa menyelesaikan matematika dengan mudah. Serta mereka bisa berkomunikasi dengan gagasan yang matematis.

“Targetnya ini bukan ekslusif karena bisa dibagi dengan seluruh guru. Sehingga diharapkan proses pembelajaran matematika di Indonesia bisa berkualitas, artinya bisa benar-benar bermatematika atau bernalar. Bukan hanya menghafal rumus semata,” tandasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Wiro Retno selaku fasilitator. Ia berharap materi yang diperoleh para peserta tidak berhenti hanya di dirinya saja. Melainkan bisa untuk dibuat berbagi dengan guru yang lainnya.

“Harapannya materi yang didapat di Workshop TOT Gernas Tastaka ini tidak berhenti di sini. Tapi, bisa ditularkan ke guru yang lain. Sehingga kelak bisa menjadi gerakan Nasional,” ungkapnya.

Sementaraitu, Riduwan, Koordinator Gernas Tastaka Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa peserta yang ikut dalam workshop ini, tidak hanya dari Kabupaten Pasuruan saja melainkan juga ada yang berasal dari Sidoarjo.

“Jumlah yang ikut yaitu sebanyak 35 peserta. Rata-rata mereka adalah guru matematika (SMP/SMA) dan guru SD (guru kelas). Ada juga peserta yang ikut dari kalangan mahasiswa jurusan matematika,” tutupnya. (***).

Artikel ini telah dibaca 340 kali

Baca Lainnya

Perkuat Ketahanan Keluarga, Pemkot Pasuruan Gencarkan Pencegahan Narkotika

6 November 2026 - 16:46

Menuju POPDA XV dan PEPARPEDA III, Mas Adi Titip Pesan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Kota Pasuruan

5 November 2026 - 19:10

Komitmen Mengawal Program Pangan, Polisi Amankan Kasus Pengemasan Ulang Beras SPHP

1 November 2026 - 20:54

IPNU-IPPNU Kota Pasuruan Ajak Gen Z Merawat Tradisi Lewat Seni dan Kreativitas

31 Oktober 2026 - 23:24

Gandeng Kabarpas, Bawaslu Pasuruan Dorong Partisipasi Warga Awasi Pemilu

31 Oktober 2026 - 09:07

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah, Ketua-Bendahara KONI Kota Pasuruan Ditahan Kejari

29 Oktober 2026 - 21:29

Trending di Berita Pasuruan