Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan ยท 10 Jan 2024

Puluhan Pedagang di Pasar Kebonagung Demo Kantor Pemkot Pasuruan


Puluhan Pedagang di Pasar Kebonagung Demo Kantor Pemkot Pasuruan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Puluhan pedagang di pasar Kebonagung Kota Pasuruan geruduk ke kantor Pemkot Pasuruan, di Jalan Pahlawan dengan mengunakan kendaraan sepeda motor. Rabu, (10/01/2024).

Informasi yang dihimpun Kabarpas.com, aksi mereka ini ialah untuk mengajukan penolakan portal ristribusi parkir yang terpasang pertanggal 1 Januari 2024 lalu

Salah satu pedagang ikan, Umi kulsum mengaku bahwa dirinya keberatan dengan terpasangnya portal dan ingin agar portal harus dibuka semuanya.

“Karena sejak adanya portal dagangan saya dan milik pedagang lainya sangat sepi,” terangnya.

Bahkan, menurut Umi dagangan ikan jualannya tidak laku selama 2 hari sejak ada portal tersebut.

“Saya mohon kepada bapak Wali Kota untuk dibuka dan biar kembali normal seperti biasanya karena sejak ada portal pasar sangat sepi sekali,” tandasnya.

Sementara Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) saat ditemui mengatakan, sebenarnya barusan ini pihaknya sudah sharing dengan pedagang pasar Kebonagung.

“Bukan penolakan sebenarnya tetapi kita juga menyerap aspirasi masukan dengan uji coba penerapan portal yang ada di pasar Kebonagung,” ujar Mas Adi.

“Kita menerima masukan masukan berkaitan dengan kendala teknis dan juga berkaitan yang menurut mereka dengan keadaan portal itu sangat menghambat sekali pada gerak ekonomi masyarakat yang ada di pasar Kebonagung, tentu pemerintah sebenarnya melaksanakan uji coba portal itu juga dengan kajian dan bahkan sebenarnya juga melakukan sosialisasi tapi tidak bisa dipungkiri mungkin tahapan sosialisasi atau mungkin persepsi tentang sosialisasi,” sambungnya.

Lebih lanjut mas Adi mengatakan bahwa permasalahan ini tidak bisa diseragamkan dari kaca mata pemerintah saja.

“Maka kita sebagai pemerintah tentu harus mendengarkan apa yang jadi suara rakyat. Ibarat sebagai orang tua kita harus mendengarkan dan mengolah data yang ada. Dan hari ini hasil sharing dengan para pedagang pasar Kebonagung maka pemerintah Kota Pasuruan menunda dulu untuk penerapan portal yang ada di pasar Kebonagung,” pungkasnya. (emn/gus).

Artikel ini telah dibaca 62 kali

Baca Lainnya

Kirab Budaya Mojo Bangkit berlangsung Spektakuler, Menjadi Rangkaian HUT ke-108 Kota Mojokerto

29 Juni 2026 - 06:15

Disnaker Kabupaten Probolinggo Perkuat Layanan Kerja Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

29 Juni 2026 - 05:59

Raih Podium Perdana, Valrossi dan CRF250R Melesat di Kejurnas Motocross Bekasi

29 Juni 2026 - 05:44

Fawait Dorong Peran Guru Ngaji dalam Penguatan Karakter Warga Jember

28 Juni 2026 - 16:21

PDI Perjuangan Trenggalek Gelar Pendidikan Politik dan Pembekalan ‘Public Speaking’ Kader Perempuan

28 Juni 2026 - 14:39

Membangun Ekosistem Bisnis, Menguatkan UMKM Jawa Timur: Babak Baru Mie Mapan di Usia Ke-34

28 Juni 2026 - 13:43

Trending di KABAR NUSANTARA