Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 26 Okt 2026

Tak Cukup Berobat Gratis, RSD Kalisat Jember Siapkan 8 Mobil Cinta untuk Antar Pasien Pulang


					Tak Cukup Berobat Gratis, RSD Kalisat Jember Siapkan 8 Mobil Cinta untuk Antar Pasien Pulang Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Biaya pengobatan bukan satu-satunya persoalan yang dihadapi pasien kurang mampu. Setelah dinyatakan boleh pulang dari rumah sakit, sebagian pasien masih harus memikirkan ongkos transportasi untuk kembali ke rumah.

Persoalan itulah yang coba dijawab Pemerintah Kabupaten Jember melalui program Mobil Cinta. Di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat, delapan unit kendaraan disiagakan untuk mengantar pasien kurang mampu yang telah menyelesaikan perawatan.

Dalam sepekan terakhir, layanan tersebut tercatat telah mengantar 10 pasien rawat inap ke rumah masing-masing.

Humas RSD Kalisat, Alice Novianti S, mengatakan delapan armada itu mendukung pelayanan di 10 kecamatan di wilayah timur dan utara Kabupaten Jember.

Sepuluh kecamatan tersebut meliputi Kalisat, Arjasa, Mayang, Silo, Ledokombo, Sumberjambe, Sukowono, Mumbulsari, Jelbuk, dan Pakusari.

“Selama sepekan kemarin, Mobil Cinta melayani 10 pasien yang menjalani rawat inap di rumah sakit,” ucapnya.

Alice menuturkan, program ini ditujukan untuk membantu pasien yang telah diperbolehkan pulang, tetapi terkendala biaya transportasi. Dengan begitu, pelayanan kepada pasien tidak berhenti hanya karena mereka telah menyelesaikan perawatan di rumah sakit.

Selain menyiapkan armada, RSD Kalisat menerapkan sistem pelaporan digital untuk memantau operasional Mobil Cinta.

Alice menjelaskan, setiap pengemudi wajib melaporkan perjalanan secara real-time melalui aplikasi berbasis situs web. Sistem tersebut merekam rute perjalanan, jarak tempuh, serta dokumentasi berupa foto dan video.

Laporan itu kemudian diterima manajemen rumah sakit untuk memudahkan pemantauan dan koordinasi layanan.

“Penerapan sistem digital ini menjadi bagian dari upaya RSD Kalisat untuk memastikan operasional Mobil Cinta berjalan terpantau dan terkoordinasi,” ujarnya.

RSD Kalisat juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) Homecare dan Mobil Cinta di aula rumah sakit untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, puskesmas, dan instansi terkait.

Forum tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Jember Ratno Cahyadi Sembodo, Direktur RSD Kalisat dr. Nurullah Hidajahningtyas, Camat Kalisat Jono Wasinudin, perwakilan Dinas Pendidikan, Kepala Puskesmas Kalisat dr. Widiarti, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Alice mengatakan, koordinasi lintas sektor diperlukan agar pelaksanaan Mobil Cinta dan Home Care berjalan lebih terarah dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Pasalnya, kebutuhan pasien tidak selalu selesai ketika pengobatan di rumah sakit berakhir. Selain biaya perjalanan pulang, sebagian pasien juga membutuhkan dukungan pelayanan kesehatan lanjutan di rumah.

Sebelumnya, Bupati Jember Muhammad Fawait meluncurkan program Mobil Cinta di RSD Balung pada Kamis (8/10/2026).

Program ini menjadi pelengkap kebijakan pelayanan kesehatan Pemkab Jember, mulai dari pengobatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC) Prioritas hingga layanan dokter keluarga melalui Home Care.

Fawait mengatakan, pemerintah daerah menemukan persoalan yang masih dihadapi sebagian pasien setelah menjalani perawatan, yakni biaya untuk kembali ke rumah.

“Warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit, pulangnya masih mempunyai tanggungan, utang. Ternyata mereka pulang kadang-kadang harus sewa mobil dan mereka tidak punya biaya,” tutur Fawait saat itu.

Pada tahap awal, Pemkab Jember menyiapkan 31 armada dan menargetkan penambahan tujuh kendaraan sehingga totalnya menjadi 38 unit. Armada tersebut dialokasikan untuk mendukung pelayanan di tiga rumah sakit milik pemerintah daerah.

Pemkab Jember juga membuka peluang memperluas layanan ke fasilitas kesehatan lain, termasuk puskesmas, setelah pelaksanaan tahap awal berjalan dengan baik.

Fawait menegaskan, Mobil Cinta berbeda dengan ambulans. Ambulans digunakan untuk membawa atau menjemput pasien yang membutuhkan penanganan medis, sedangkan Mobil Cinta diperuntukkan bagi pasien yang kondisinya sudah memungkinkan untuk pulang.

“Ambulans itu menjemput yang sakit. Nah, ini mengantar yang sudah sehat, yang sudah dirawat di rumah sakit menuju ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Melalui program tersebut, Pemkab Jember berharap kendala biaya transportasi tidak lagi menjadi hambatan bagi pasien kurang mampu untuk kembali ke rumah setelah mendapatkan pelayanan kesehatan. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Kebun Mumbul Tangani Dugaan Pendudukan Lahan 60 Hektare di Jember, Polisi Turut Dilibatkan

26 Oktober 2026 - 19:51

Resmi Dikukuhkan, DPC PKB Kota Pasuruan Targetkan 12 Kursi dan Gaet Gen Z Lewat Sekolah Kader Perubahan

26 Oktober 2026 - 17:28

Operasi Patuh Semeru 2026 di Jember Dimulai, Polisi Padukan Edukasi dan Penindakan

26 Oktober 2026 - 08:58

Modifikator Jatim Raih Prestasi Nasional di Honda Modif Contest 2026

25 Oktober 2026 - 16:51

Jember Targetkan Kebangkitan di Porprov Jatim 2027, KONI Mulai Petakan Atlet

25 Oktober 2026 - 13:22

BSC Peduli Bersama PMI Gelar Donor Darah

25 Oktober 2026 - 10:56

Trending di KABAR NUSANTARA