Jakarta, Kabarpas.com — Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU mempersembahkan ajang Festival Film Santri Nasional 2026 dalam rangka menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Ajang ini menjadi wadah bagi para santri untuk menuangkan kreativitas dan cerita menarik seputar kehidupan pesantren melalui karya film.
Penanggung jawab acara, Abdulloh Hamid, menjelaskan bahwa festival ini diadakan untuk memberikan ruang ekspresi bagi para santri sekaligus menyambut agenda besar Nahdlatul Ulama.
”Punya cerita menarik tentang kehidupan pesantren? Inilah saatnya menuangkan kreativitasmu melalui karya film! Dalam rangka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, RMI PBNU mempersembahkan Festival Film Santri Nasional 2026 dengan tema ‘Semangat Pesantrenku Aman’,” ujar Abdulloh Hamid.
Terkait teknis pelaksanaan, Abdulloh Hamid memaparkan ketentuan dan kategori karya yang dapat diikuti oleh para santri aktif dari pondok pesantren di seluruh Indonesia:
”Kategori yang dilombakan meliputi Film Pendek Fiksi dengan durasi maksimal 7 menit dan Film Dokumenter dengan durasi maksimal 5 menit. Peserta merupakan santri aktif dari pondok pesantren di seluruh Indonesia.”
Bagi para santri yang ingin berpartisipasi, Abdulloh Hamid menegaskan bahwa pendaftaran tidak dipungut biaya dan batas pengumpulan karya telah ditentukan.
“Pendaftaran GRATIS! Batas pengumpulan karya ditutup pada 25 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB,” ungkapnya.
Informasi lengkap mengenai petunjuk teknis (juknis) serta tautan pendaftaran dapat diakses melalui pranala berikut:
* Juknis Lengkap: s.id/JuknisFestFilmSantriNasional2026
* Formulir Pendaftaran: s.id/FestivalFilmSantriNasional2026
Penyelenggara telah menyiapkan apresiasi bagi karya-karya terbaik berupa trofi untuk Juara 1, 2, dan 3 dari masing-masing kategori, penghargaan untuk film terfavorit, serta sertifikat penghargaan. (ajo/ian).

















