Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 18 Sep 2025

Tujuh Bulan Memimpin, Bupati Fawait Berhasil Tekan Angka Kemiskinan : Terendah dalam 10 Tahun Terakhir


Tujuh Bulan Memimpin, Bupati Fawait Berhasil Tekan Angka Kemiskinan : Terendah dalam 10 Tahun Terakhir Perbesar

Kamis, 18 September 2025 – 07.56 | 631 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Bupati Muhammad Fawait bersama jajaran OPD Pemkab Jember mengadakan rapat dengan sejumlah instansi, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), BPJS Kesehatan, serta Bank Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, diperoleh data yang menunjukkan perkembangan positif Kabupaten Jember dalam tujuh bulan terakhir. Di bawah kepemimpinan Bupati Fawait angka kemiskinan berhasil ditekan hingga mencapai tingkat terendah dalam 10 tahun terakhir.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Regar Jeane mengungkapkan, berdasarkan data terbaru jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember mengalami penurunan signifikan, dari sebelumnya 224.077 jiwa menjadi 216.076 jiwa dalam waktu tujuh bulan.

Tidak hanya secara absolut, persentase tingkat kemiskinan juga turun secara konsisten dari 9,01 persen di tahun 2024 menjadi 8,67 persen di tahun 2025. Ini menunjukkan adanya penurunan sebesar 0,34 persen.

Tingkat inflasi Kabupaten Jember menurut Regar relatif terkendali di angka 2,06 persen, lebih rendah dibandingkan dengan tingkat inflasi Jawa Timur dan nasional. Kabupaten ini bahkan mencatat deflasi dari bulan ke bulan, yakni sebesar 0,04 persen pada Agustus 2025 dibandingkan dengan 0,34 persen pada Juli 2025.

“Pencapaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah strategis seperti peningkatan ekonomi lokal, investasi, program padat karya, pemberdayaan usaha mikro kecil, revitalisasi pasar tradisional, serta keberhasilan sektor pertanian dan perkebunan yang meliputi komoditas seperti kopi, tembakau, dan kakao,” jelas Regar.

Regar menyebut, capaian positif di atas tidak terlepas dari kebijakan pembangunan daerah yang difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, penguatan kelembagaan desa, ekonomi masyarakat, infrastruktur pedesaan, serta pengembangan sektor pertanian. Program seperti pemberian beasiswa dan Universal Health Coverage (UHC) telah menunjukkan dampak yang nyata bagi masyarakat Jember.

“Hasil kerja Gus Bupati dan jajaran selama tujuh bulan terakhir patut disyukuri karena berhasil menekan kemiskinan dan mengendalikan tingkat inflasi. Semua data keberhasilan ini telah dihitung dengan akurat oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember menggunakan sistem statistik yang terpercaya,” terangnya.

Namun demikian, kata Regar, tantangan utama ke depan adalah menjaga kesinambungan pencapaian ini sembari mengurangi kesenjangan pendapatan. Oleh sebab itu, perhatian akan terus diarahkan pada peningkatan produktivitas sektor pertanian serta pemberian akses bagi para pelaku usaha kecil agar dapat berkembang.

“Gus bupati juga menyampaikan pesan dan mengajak seluruh masyarakat Jember agar memberikan doa dan dukungan dalam perjalanan menuju Jember yang lebih baik, kabupaten yang semakin maju dengan masyarakat sejahtera serta kemiskinan yang terus berkurang,” pungkasnya. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Temui Bupati Fawait, Komisi D DPRD Jatim Bawa Kabar Perbaikan Jalan Provinsi Jember

29 September 2026 - 23:50

Di Balik Rp187,4 Miliar Revitalisasi Sekolah di Jember, Ada Ribuan Pekerja yang Kebagian Rezeki

29 September 2026 - 23:47

Baret Rescue Turunkan Tangki Air untuk Warga Jember yang Kekurangan Air Bersih

29 September 2026 - 14:04

Stylo Sound Ride #TunjukkanStyleLoNyanyi, Padukan Musik dan Gaya Retro Honda Stylo 160 di Jember

29 September 2026 - 14:00

Semarak Kompetisi dan Aksi Supporter Warnai Honda DBL 2026 East Java – East di Jember

29 September 2026 - 13:54

HPN 2026, BRI Jember Turun Langsung Sapa dan Dengarkan Nasabah

29 September 2026 - 13:48

Trending di KABAR NUSANTARA