Pasuruan, kabarpas.com – Sebuah rumah milik Maisaroh (56), warga Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, nyaris ludes dilalap si jago merah pada Kamis (27/08/2026). Peristiwa kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut sempat membuat warga setempat panik.
Peristiwa bermula saat pemilik rumah sedang beraktivitas mencuci pakaian di luar kediamannya. Tak berselang lama, kepulan asap tebal disertai kobaran api terlihat muncul dari area dapur.
Tetangga korban, Kholilah, menceritakan bahwa korban yang panik langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar setelah melihat api berkobar.
”Saat itu pemilik rumah sedang mencuci di sebelah rumah saya. Tiba-tiba terlihat ada asap dan api di bagian dapur, korban langsung minta tolong ke warga,” ungkap Kholilah.
Kholilah menambahkan, ia sempat memberanikan diri mendekat untuk memeriksa kondisi dapur. Namun, api sudah membesar dan menghanguskan sejumlah perabotan serta struktur atap.
”Saya beranikan diri melihat ke bagian dapur, ternyata apinya sudah besar dan membakar seisi dapur hingga sebagian atap bangunan,” jelasnya.
Guna mencegah kobaran api merambat ke bangunan utama dan rumah warga di sekitarnya, unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Pasuruan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Kapolsek Rejoso, AKP Bambang Pamungkas, mengonfirmasi insiden tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sumber api diduga kuat berasal dari arus pendek listrik di bagian dapur.
”Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Indikasi kemunculan api diperkirakan berasal dari instalasi kabel di area dapur, meski demikian proses penyelidikan tetap kami lakukan,” terang AKP Bambang.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi kelistrikan di rumah serta menjauhkan benda-benda yang mudah terbakar demi mencegah insiden serupa. (emn/ian).

















