Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 2 Sep 2026

34 Kelurahan di Kota Pasuruan Tampilkan Street Art Fashion Carnival


34 Kelurahan di Kota Pasuruan Tampilkan Street Art Fashion Carnival Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Pasuruan berlangsung meriah. Semarak kemerdekaan semakin terasa melalui gelaran Street Art Fashion Carnival yang menampilkan kreativitas dari 34 kelurahan, dilanjutkan hiburan rakyat bersama Cak Percil Cs di Gedung Harmoni Kota Pasuruan.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi), Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD, Pj Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK, kepala perangkat daerah, camat, serta lurah se-Kota Pasuruan.

Antusiasme masyarakat terlihat saat 34 kelurahan bergantian menampilkan busana adat Nusantara dalam Street Art Fashion Carnival. Beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, ditampilkan dengan sentuhan kreativitas masing-masing kelurahan.

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk menunjukkan potensi seni, budaya, dan kreativitas lokal dalam merayakan kemerdekaan.

Sebelum parade 34 kelurahan, masyarakat juga disuguhi tari kolosal Sekar Paravan yang melibatkan tiga sanggar seni. Suasana semakin semarak dengan penampilan musik keroncong yang dibawakan generasi muda.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan yang telah digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, berbagai penampilan yang disuguhkan menunjukkan besarnya potensi seni dan kreativitas yang dimiliki masyarakat Kota Pasuruan.

“Malam hari ini menjadi puncak kegiatan Agustusan di Kota Pasuruan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Luar biasa penampilan dan talent-talenta anak-anak Kota Pasuruan, seniman, budayawan yang tadi sama-sama kita saksikan menunjukkan bahwa Kota Pasuruan punya potensi yang cukup luar biasa,” ujar Mas Adi.

Ia juga mengapresiasi penampilan tari kolosal Sekar Paravan dan musik keroncong yang dibawakan generasi muda.

“Awal kita disuguhi dengan tari kolosal Sekar Paravan dari tiga sanggar yang semua kita saksikan cukup mempesona. Berikutnya kita disambut dengan lagu keroncong anak-anak Gen Z yang hafal lagu keroncong,” tambahnya.

Mas Adi menyebut penampilan 34 kelurahan melalui Pasuruan Street Art Fashion Carnival menjadi salah satu bukti bahwa kreativitas masyarakat Kota Pasuruan mampu tampil dan bersaing dengan berbagai event berskala nasional.

“Tadi kita disuguhi 34 kelurahan menampilkan Pasuruan Street Art Fashion Carnival, luar biasa,” ucapnya.

Menurutnya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pasuruan tahun ini diisi dengan 32 rangkaian kegiatan, mulai dari perlombaan, kegiatan inovasi pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Di dalamnya ada penampilan talent anak-anak Kota Pasuruan yang tidak kalah dengan event nasional,” jelasnya.

Lebih jauh, Mas Adi mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk kembali memperkuat semangat nasionalisme, kebangsaan, persatuan, dan gotong royong.
Ia menilai keberagaman yang ditampilkan melalui 34 kelurahan merupakan gambaran nyata bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan ketika dibingkai dalam persatuan.

“Momentum kemerdekaan Republik Indonesia kita maknai sebagai momentum untuk mengukir kembali semangat nasionalisme kita, semangat kebangsaan kita. Sejatinya kita oleh Allah SWT diberikan anugerah yang luar biasa,” katanya.

Menurut Mas Adi, keberagaman Kota Pasuruan merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Semangat persatuan dan kebersamaan yang telah diwariskan para pendahulu, ulama, kiai, dan tokoh masyarakat harus terus dilanjutkan oleh generasi saat ini.

“Mari Pasuruan dengan segala perbedaannya, dengan kemajemukannya, adalah kekayaan yang diberikan Allah SWT. Mari kita jaga bersama persatuan dan kebersamaan yang sudah diwariskan para pendahulu kita, oleh kiai, oleh ulama, para tokoh masyarakat. Sejatinya kita mewarisi tanggung jawab untuk bersama mewujudkan apa yang menjadi cita-cita para pendahulu kita,” pungkasnya. (ajo/ian).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Polres Jombang Tangkap Pelaku Pembacokan dan Pembakar Sepeda Motor di Pasca Ijasah Kubro

2 September 2026 - 09:23

Jember Hadapi Dua Musim Ekstrem, BPBD Catat 345 Bencana dan Salurkan 507 Ribu Liter Air 

1 September 2026 - 19:52

Polres Jember Ungkap 8 Kasus C3, Kapolres Ingatkan Warga Waspada Tinggalkan Rumah dan Kendaraan

1 September 2026 - 19:45

Saksi Laporan Dugaan Kepemilikan Senjata Api Diperiksa Polres Jember : Senpi Sempat Ditawarkan untuk Dijual

1 September 2026 - 16:31

Polres Jember Ungkap Peredaran Narkoba, Sita Sabu hingga Puluhan Ribu Pil Berbahaya

1 September 2026 - 16:27

Pendaftaran AICIS+ 2026 Resmi Diperpanjang, Kemenag Dorong Partisipasi Luas Civitas Akademika

1 September 2026 - 13:57

Trending di KABAR NUSANTARA