Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 6 Okt 2021

Moeldoko: Manajemen Talenta Nasional Perkuat Kebangkitan Kebudayaan Indonesia


Moeldoko: Manajemen Talenta Nasional Perkuat Kebangkitan Kebudayaan Indonesia Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Kepala Staf Kepresidenan RI Dr. Moeldoko mengakui, kehadiran seni dan budaya asing di Indonesia tidak bisa lagi dihindari. Karena itu pemerintah sudah merumuskan berbagai program agar seni dan budaya Indonesia tidak tenggelam, bahkan bisa eksis di kancah internasional.

“Manajemen Talenta Nasional disiapkan oleh Pemerintah untuk mewadahi seniman dan seniwati berpotensi. Melalui program itu, diharapkan ada rekognisi karya di tingkat internasional serta terciptanya ekosistem industri seni dan budaya,” terang Moeldoko saat menerima audensi sejumlah pekerja seni yang tergabung dalam Genta Lestari Budaya (GLB), di gedung Bina Graha Jakarta.

Menurutnya, seni dan Budaya merupakah salah satu ruang lingkup dalam Manajemen Talenta Nasional. Tujuannya, untuk menggali talenta seni dan budaya, mulai dari seni rupa dan kriya, seni pertunjukkan dan teater, musik, film, bahasa dan sastra, hingga fashion.

Mantan Panglima TNI itu juga mengatakan, orientasi kebudayaan Indonesia sudah saatnya melihat kebutuhan pasar. Apalagi sumber daya di bidang seni dan budaya sangat besar. “Kalau kita berbicara kebudayaan, yang muncul selalu keprihatinan. Tidak pernah muncul optimisme, ini yang sedih. Padahal kita punya resource yang luar biasa. Pertanyaannya, orientasi kebudayaan kita itu kemana? Ke market atau ke permunian? Mungkin ini perlu didalami lagi,” lanjut Moeldoko.

Moeldoko juga mengingatkan, seni dan budaya merupakan center of grafity pembentukan karakter. Maka dari itu, keterlibatan anak muda harus diperkuat dalam setiap kegiatan kesenian dan kebudayaan.

Sementara Ketua Umum Gentra Lestari Budaya (GLB) Ratu Ratna Dewi Kartika mengatakan, sejauh ini kegiatan seni dan budaya masih jauh dari harapan, terutama di saat masa pandemi COVID-19. Karena itu kata Ratu, dibutuhkan sinergi dengan pemerintah agar event kesenian dan kebudayaan bisa kembali bangkit.

“Kami kemarin mencoba menggelar kegiatan secara virtual dan ternyata antusiasnya diluar dugaan. Peserta sangat banyak sekali. Makanya kita termotivasi untuk menggelar event-event lain, dan ini perlu sinergi dari pemerintah. Makanya kita datang ke KSP,” ujar Ratu.

Lebih lanjut Ratu mengungkapkan, dalam waktu dekat GLB juga akan mengadakan misi budaya di New York bekerjasama dengan Event Organizer dari Amerika Serikat. “Jadi nanti orang-orang Amerika akan menari tarian Indonesia, mohon restunya pak Jenderal,” pungkas Ratu. (np/ida).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Pemkab Jember Buka Lowongan Survei Pajak, Gaji Rp2,85 Juta per Bulan 

6 Mei 2026 - 14:04

Mendunia dari Depok! Mahasiswa Universitas Islam Depok Sabet Tiket Fully Funded Konferensi Internasional di Tiga Negara

5 Mei 2026 - 20:56

MPP Mini di Jember Diresmikan, Janji Memangkas Jarak dan Berikan Keadilan Pelayanan 

5 Mei 2026 - 11:27

Trending di KABAR NUSANTARA