Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 7 Mar 2023

Gandeng Sampoerna Enterpreneurship Training Center dan IPB, Kemensos Perkuat Kemandirian Ekonomi Kelompok Rentan


					Gandeng Sampoerna Enterpreneurship Training Center dan IPB, Kemensos Perkuat Kemandirian Ekonomi Kelompok Rentan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Kementerian Sosial memperkuat kolaborasi dengan segenap potensi masyarakat dalam mengakselerasi pemandangan masalah sosial. Kerja kolaboratif merupakan arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini karena kompleks tantangan sosial yang membutuhkan kerja bersama.

Kemensos menggandeng Sampoerna Enterpreneurship Training Center (STEC) dan Prima Kelola Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mendukung program pemberdayaan ekonomi. Dalam pertemuan dengan dua institusi tersebut, Mensos menekankan bahwa Kemensos mengajak dunia usaha dan kampus untuk bersama-sama dengan pemerintah memberdayakan masyarakat miskin agar mereka bisa mandiri dan tidak tergantung pada bantuan sosial.

Mensos meyakini, potensi untuk masyarakat berkembang, bisa ditemukan di banyak tempat. “Saya percaya bahwa dimanapun, di suatu tempat pasti ada suatu potensi yang bisa dikembangkan”, ungkap Mensos Risma saat mengunjungi SETC, di Pasuruan, Jawa Timur (7/3/2023).

“Karena itu yang kita lakukan adalah bagaimana kita mengambil potensi 280 juta penduduk ini menjadi sesuatu yang bisa kita gunakan untuk daya ungkit. Tujuannya untuk mengeluarkan saudara – saudara kita yang tidak mampu untuk mereka bisa bertahan dalam kondisi apapun bahkan mungkin bisa keluar dari kemiskinan,” kata Mensos Risma.

Pemberdayaan juga menyasar kelompok rentan. Mereka diharapkan bisa mandiri dan tidak hanya bertumpu pada bantuan sosial yang diberikan pemerintah. Namun, mereka perlu dilatih dan diarahkan untuk dapat berdaya secara ekonomi melalui pengembangan potensi – potensi sumberdaya flora dan fauna di sekitar mereka.

Bekerja sama dengan dua institusi terkemuka tersebut, Kemensos akan membuka kegiatan pelatihan. Kegiatan ini akan disinergikan dengan program PENA (Pahlawan Ekonomi Nusantara), sehingga dapat memberdayakan masyarakat miskin agar sejahtera dan mandiri.

“Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kewirausahaan penerima manfaat,” katanya. Rencananya, Mensos akan mengirimkan penerima manfaat dari berbagai daerah untuk menerima pelatihan di SETC.

Pelatihan yang akan diterima meliputi kegiatan membatik, pertanian, perikanan, dan pengolahan bahan agar mempunyai nilai jual tinggi.

Di kesempatan yang sama, Direktur Hubungan Eksternal PT. HM Sampoerna Tbk. memberikan ucapan terima kasih kepada Kemensos yang telah menjalankan program – program pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat, terutama kelompok rentan di Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya terkait program – program untuk perlindungan sosial yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial, untuk melakukan upaya pengentasan kemiskinan. Kami paham upaya – upaya yang dilakukan Kemensos adalah mengarah kepada pemberdayaan masyarakat agar bisa mencapai kemandirian ekonomi, dan hal inilah yang kami juga upayakan melalui program- program SETC,” kata Elvira.

Kerja sama ini merupakan salah satu upaya Kemensos dalam memberikan ilmu – ilmu entrepreneurship kepada masyarakat kelompok rentan, agar mereka dapat memiliki keahlian dalam pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang ada di sekitar mereka. Sehingga, ke depan mereka dapat keluar dari kemiskinan dan bahkan dapat menjadi agent of change di wilayah mereka tinggal.

Turut hadir Direktur Hubungan Eksternal PT. HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita, Direktur PT Prima kelola Institut Pertanian Bogor (IPB) Sulistianawati, Kepala Hubungan Eksternal PT. HM Sampoerna Tbk Arif Triastika dan Ishak Dhanu Ningrat, Dosen Perikanan Tangkap IPB Tri Wiji Nurani, Dosen Teknologi Pertanian IPB Dase Hunaefi, SKM Bidang Komunikasi dan Media Massa Don Rozano Sigit Prakoeswa, SKM Bidang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Luhur Budijarso Lulu, SKM Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Program Kementerian Suhadi Lili, dan SKM Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Doddi Madya Judanto. (ajo/ian).

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Jembatan Masa Lalu dan Masa Depan, Rumah Tulus Hati Perkaya Warisan Heritage Kota Pasuruan

7 November 2026 - 10:14

Perkuat Ketahanan Keluarga, Pemkot Pasuruan Gencarkan Pencegahan Narkotika

6 November 2026 - 16:46

Menuju POPDA XV dan PEPARPEDA III, Mas Adi Titip Pesan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Kota Pasuruan

5 November 2026 - 19:10

Komitmen Mengawal Program Pangan, Polisi Amankan Kasus Pengemasan Ulang Beras SPHP

1 November 2026 - 20:54

IPNU-IPPNU Kota Pasuruan Ajak Gen Z Merawat Tradisi Lewat Seni dan Kreativitas

31 Oktober 2026 - 23:24

Gandeng Kabarpas, Bawaslu Pasuruan Dorong Partisipasi Warga Awasi Pemilu

31 Oktober 2026 - 09:07

Trending di Berita Pasuruan