Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 12 Apr 2021

Menjelang Penutupan Pelaporan Periode 2020 Ganjil, Kemenag Gelar Workshop Evaluasi Pelaporan PDDIKTI PTKIN


Menjelang Penutupan Pelaporan Periode 2020 Ganjil, Kemenag Gelar Workshop Evaluasi Pelaporan PDDIKTI PTKIN Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Pangkalan data pendidikan tinggi merupakan amanah undang-undang nomor 12 tahun 2012 yang merupakan sumber bagi pemerintah, BAN PT dan masyarakat dalam melihat mutu dan kualitas perguruan tinggi.
Sebagai salah satu intrumen akreditasi dalam penjaminan mutu PDDIKTI harus dikelola dengan baik dan disiplin tepat waktu dalam pelaporannya. Dalam rangka memastikan seluruh PTKIN telah melakukan hal tersebut Kemenag melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan Workshop Evaluasi Pelaporan PDDIKTI di Jakarta.

Dirketur PTKI, Prof. Suyitno dalam sambutannya secara daring menyatakan bahwa pentingnya membangun sebuah sistem data yang terintegrasi secara menyeluruh, sehingga hal ini memudahkan dalam melakukan kontrol dan evaluasi.

“Kita akan melakukan integrasi data termasuk data pada PDDIKTI, karena sampai saat ini kita belum memiliki kewenangan secara menyeluruh terhadap pengelolaah PDDIKTI ini. Harus ada kesamaan cara pandang terhadap rencana proses integrsi data ini antara kemenag dan kemendikbud,” jelas Suyitno.

Terkait dengan data Suyitno yang merupakan Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang meminta kepada seluruh pimpinan PTKI harus senantiasa memastikan seluruh data PDDIKTI selalu update. Dengan data yang update memudahkan kita dalam melakukan kontrol, afirmasi dan penyiapan pelaksanaan program yang ada.

Pada saat bertemu secara luring kasubdit kelembagaan dan kerjasama M. Adib Abdushomad menyatakan bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam harus lebih profesional dan berkualitas dibandingkan dengan kampus lain.

Untuk pelaporan PDDIKTI Adib meminta kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi untuk memastikan seluruh instrumen telah dilaporkan secara disiplin sesuai dengan periodenya.

“Periode pelaporan transaksi mahasiswa tahun 2020 ganjil akan tutup pada akhir bulan april ini. Oleh karena itu pimpinan harus melakukan chek terhadap pelaporannya masing-masing, jangan sampai menyesal karena pelaporannya terlambat,” jelas Adib.

Kegiatan yang dilakukan secara luring ini dihadiri oleh seluruh PTKIN yang berjumlah 59 dengan tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat dimana seluruh tetap jaga jarak, memakai masker dan menunjukkan swab negatif saat tiba”, jelas Lelis Tsuroya Analis Kebijakan Ahli Muda pada Seksi Bina Kelembagaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

“Pada saat melakukan evaluasi pelaporan PDDIKTI periode 2020 ganjil ada 3 perguruan tinggi yang telah menyelesaikan pelaporan 100% yaitu UIN Ar-Raniry, IAIN Pekalongan dan IAIN Ponorogo. Oleh karena itu Pimpinan dan tim operator harus segera melakukan langlah-langkah percepatan pelaporan sebelum periode ditutup,” pinta Lelis. (***/lip).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya

21 Juni 2026 - 12:54

Suara Kecil dari Aksi FMJM Jember: Guru, Emak-emak, hingga Supplier Telur Ceritakan Harapan dari MBG 

20 Juni 2026 - 13:49

Long March 10 Ribu Warga Jember Dukung MBG, Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Bukan Hentikan Program 

20 Juni 2026 - 13:47

HUT ke-108 Kota Mojokerto Berlangsung Meriah, SDM Modal Utama Jadi Fokus Pembangunan

20 Juni 2026 - 12:55

Bukan Demo Biasa, Ahmad Halim Mendadak Jadi Rebutan Tanda Tangan Emak-emak di Gedung DPRD Jember 

20 Juni 2026 - 12:19

Trending di KABAR NUSANTARA