Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 21 Jan 2024

Payung Madinah di Kota Pasuruan Rusak Diterpa Angin Kencang


					Payung Madinah di Kota Pasuruan Rusak Diterpa Angin Kencang Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Beredar luas di dunia maya sebuah video yang memperlihatkan salah satu Payung Madinah di Alun-alun Kota Pasuruan mengalami kerusakan pada bagian sensor otomatisnya. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (21/01/2024) siang. Diduga kuat rusaknya sensor otomatis pada salah satu payung ikonik kebanggaan warga Kota Pasuruan itu lantaran usai diterjang angin kencang.

Saat dikonfirmasi wartawan Kabarpas.com, Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) membenarkan perihal beredarnya rusaknya bagian sistem sensor otomatis pada salah satu payung Madinah yang berada di Alun-alun Kota Pasuruan tersebut.

“Saya memang barusan dapat informasi terkait dengan payung, dan sudah saya sampaikan ke Kadisparpora untuk langsung cek di lapangan. Memang tadi ada angin puting beliung yang membuat ada satu payung yang bermasalah,” ujar Mas Adi kepada Kabarpas.com.

Lebih lanjut disampaikan Mas Adi bahwa saat ini perihal payung yang bermasalah tersebut masih ada garansi dari pihak kontraktornya. “Prinsipnya ini selain memang pemeliharaan itu kan masih garansi, jadi dari kontraktornya masih bertanggung jawab terhadap kejadian itu,” imbuhnya.

Selain itu, Wawali Mas Adi juga menyampaikan bahwa masih ada hal yang perlu dievaluasi lagi terkait Payung Madinah agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

“Karena anginnya di Kota Pasuruan memang Fluktuatif (cuaca tidak menentu.red) kadang kencang kadang tidak. Maka perlu adanya evaluasi pada sistem sensor otomatis, sebab semestinya kejadian seperti ini tidak akan terjadi kalau sistem sensor cuacanya berfungsi dengan baik seharusnya akan langsung otomatis menutup saat ada cuaca buruk,” pungkasnya. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 2,971 kali

Baca Lainnya

Kesepakatan Akuisisi Saham 2016 Berujung Sengketa Kebun, Ayah dan Anak Dilaporkan ke Polisi

3 November 2026 - 10:38

Sekjen PBNU Gus Gudfan Apresiasi Ketegasan Kapolri Evaluasi Kapolres Sukoharjo

3 November 2026 - 06:39

Rumah Anyaman Bambu, Tiga Anak, dan Perjuangan Sunani Bertahan Hidup 

2 November 2026 - 18:31

Kapolres Jombang Bentuk Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Pencegahan Bullying dan Kenakalan Remaja

2 November 2026 - 13:17

Hadirkan 13.000 Anggota, Apel Sholawat Akbar Bakal Jadi Puncak Milad ke-7 LSN di Jember

1 November 2026 - 21:19

Komitmen Mengawal Program Pangan, Polisi Amankan Kasus Pengemasan Ulang Beras SPHP

1 November 2026 - 20:54

Trending di Berita Pasuruan