Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 4 Mei 2019

Pemkab Blitar Tutup Mata, Wisata Jeglongan 1000 Satriyan-Kanigoro Dibiarkan Begitu Saja


Pemkab Blitar Tutup Mata, Wisata Jeglongan 1000 Satriyan-Kanigoro Dibiarkan Begitu Saja Perbesar

Reporter : Hendra Wibisono

Editor : Titin Sukmawati

Blitar, Kabarpas.com – Entah berapa lama lagi keberadaan jalan raya Kalimantan yang terletak di Lingkungan Sawahan, Kelurahan Satriyan,Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar dibiarkan rusak oleh pihak Pemkab Blitar (Dinas Bina Marga).

Jalan sepanjang kurang lebih 5 km sebagai jalur penghubung atau jalur alternatif antara Kecamatan Sutojayan, Kanigoro, PLTU Jegu dan wilayah Blitar Kota. Sejak 2 tahun terakhir dibiarkan rusak, dan banyak lubang pada badan jalan se dalam kurang lebih 5 s/d 10 cm.

Padahal patut diketahui bahwa keberadaan jalan tersebut sangat penting sebagai pendukung ekonomi bagi masyarakat Blitar Kabupaten dan Kota. Bahkan, yang lebih ironis keberadaan jalan tersebut tepat berada di belakang kantor Pemkab Blitar.

“Masyarakat di sini sudah beberapa kali mengadu kerusakan jalan ini pada pihak pemerintah setempat (Kelurahan dan Kecamatan), namun tampaknya tidak ada respon dari pihak Dinas Bina Marga Pemkab Blitar,” ucap Yanto, warga sekitar kepada Kabarpas.com.

Hal senada juga dilontarkan oleh Sariman Ketua RT 05 setempat, untuk mencegah adanya laka lantas akibat jalan berlubang ini, pada Minggu (5/5/2019) besok pihaknya akan melaksanakan kerjabakti menambal seluruh lubang yang ada dengan semen. Adapun untuk biaya penambalan berdasarkan swadaya masyarakat.

“Kami sangat berharap agar pihak dinas terkait utamanya Dinas Bina Marga segera memperbaiki jalan ini. Hal ini dikarenakan sudah banyak korban pengendara yang terjatuh setelah terperosok,” ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan Kabarpas.com, jalan sepanjang kurang lebih 5 km selain rusak dan berlubang juga sangat minim penerangan dim hari. Penerangan yang ada berasal dari lampu yang sengaja dipasang oleh warga setempat. (hen/tin).

Artikel ini telah dibaca 85 kali

Baca Lainnya

Supervisi 209 Dapur MBG di Jember Rampung, Bupati Fawait Sebut Administrasi Mulai Tertib

21 Juni 2026 - 15:13

Pemkab Jember Ajukan Enam Raperda, Klaim Ekonomi 2025 Tumbuh di Atas Jatim dan Nasional

21 Juni 2026 - 15:11

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya

21 Juni 2026 - 12:54

Suara Kecil dari Aksi FMJM Jember: Guru, Emak-emak, hingga Supplier Telur Ceritakan Harapan dari MBG 

20 Juni 2026 - 13:49

Long March 10 Ribu Warga Jember Dukung MBG, Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Bukan Hentikan Program 

20 Juni 2026 - 13:47

Trending di KABAR NUSANTARA