Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 20 Mei 2019

Putra Mbah KH Hamid Pasuruan Ajak Semua Pihak Bersatu Demi NKRI


					Putra Mbah KH Hamid Pasuruan Ajak Semua Pihak Bersatu Demi NKRI Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Agus Hariyanto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan, KH Idris Hamid menyerukan pesan damai dalam rangka menyambut keputusan hasil Pemilu 2019, yang akan diumumkan oleh pihak KPU pada 22 Mei 2019 mendatang.

Tak hanya itu, KH Idris Hamid juga mengajak semua pihak untuk menerima hasil Pemilu 2019 yang akan diumumkan oleh pihak KPU tersebut dengan lapang dada.

“Pemilu merupakan kesepakatan bersama rakyat Indonesia. Adanya pemilu itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi. Untuk itu mari kita terima dengan lapang dada hasil keputusan Pemilu 2019, ” ujar ulama Khos asal Pasuruan tersebut.

Lebih lanjut, putra Mbah KH Hamid Pasuruan ini menyampaikan bahwa tak perlu adanya penggerakan massa atau people power pada 22 Mei 2019 nanti, terlebih di momen Ramadan seperti sekarang ini.

“Ini momentum Ramadan, mari kita hormati dan fokuskan diri untuk beribadah. Serta hidup dengan penuh kedamaian, kesejukan dan membangun silaturahmi sesama teman,” tegas ulama yang pernah mengenyam pendidikan di Timur Tengah tersebut.

Tak hanya itu, dewan pengasuh di Ponpes Bayt Al-Hikmah Pasuruan ini juga meminta semua elemen bangsa, untuk tetap bersabar menahan diri dan tak mudah terprovokasi oleh pihak lain yang ingin memecah belah negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

Bahkan, ia pun mencoba menganalogikan Pemilu seperti pertandingan sepak bola, dimana menurutnya dalam pertandingan sepak bola ada tempat sendiri antara wasit dan penonton.

“Seperti permainan sepak bola, harus ada tempat sendiri antara wasit dan penonton, dimana penonton tidak boleh masuk di arena pertandingan. Biarlah wasit yang mengatur dan menetapkan hasil pertandingan. Begitu pun Pemilu, biarlah KPU yang menetapkannya secara resmi. Dan kita tinggal menunggu hasil keputusannya,” tegasnya.

Untuk itu, KH Idris Hamid dengan tegas mengimbau kepada seluruh warga Indonesia, agar tetap tenang, dan selalu menjaga keutuhan serta kerukunan di manapun, sampai kapanpun, dan dalam situasi apapun.

“Dalam sebuah pertandingan harus siap menang dan kalah. Dan apapun hasilnya, mari kita pasrahkan ke Allah lewat jalur formal (KPU). Karena agama sendiri selama ini mengajarkan jalur formal,” tutup ulama yang juga menjadi rais di PBNU tersebut. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 1,495 kali

Baca Lainnya

Komitmen Mengawal Program Pangan, Polisi Amankan Kasus Pengemasan Ulang Beras SPHP

1 November 2026 - 20:54

IPNU-IPPNU Kota Pasuruan Ajak Gen Z Merawat Tradisi Lewat Seni dan Kreativitas

31 Oktober 2026 - 23:24

Gandeng Kabarpas, Bawaslu Pasuruan Dorong Partisipasi Warga Awasi Pemilu

31 Oktober 2026 - 09:07

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah, Ketua-Bendahara KONI Kota Pasuruan Ditahan Kejari

29 Oktober 2026 - 21:29

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Trending di Berita Pasuruan