Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 30 Apr 2018

Ribuan Bonek dari Jawa dan Bali Hadiri HUT Bonek Banyuwangi ke-6


Ribuan Bonek dari Jawa dan Bali Hadiri HUT Bonek Banyuwangi ke-6 Perbesar

Reporter : Pendik

Editor : Titin Sukmawati

 

Banyuwangi, Kabarpas.com –
Dalam acara HUT Bonek Banyuwangi ke-6 di Kampung Duo, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Ribuan Bonek dari Jawa dan Bali, padati kegitan yang digelar oleh Pendukung fanatik kesebelasan Persebaya 1927, yang bermarkas di kabupaten paling ujung timur pulau Jawa ini.

Meski demikian, penasehat Bonek Banyuwangi Jos Rudy mengatakan, sebenarnya peringatan HUT Bonek Banyuwangi ke-6 ini digelar di lapangan Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Namun, tiba-tiba pada H-1 ijin kegitan ini dicabut oleh polsek setempat, dengan alasan kegitan Bonek Banyuwangi akan berdampak pada kondusifitas wilayah.

“Ribuan bonek yang hadir saat ini pun, sangat kecewa dengan tindakan pencabutan ijin oleh Polsek Muncar setempat. Padahal Bonek Banyuwangi selalu mewanti-wanti angotanya yang berjumlah lebih dari dua ribu untuk selalu tertib dan santun ketika mengikuti kegiatan maupun tour ke mana pun untuk mendukung Persebaya 1927,” tegas Jos Rudy kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi, Minggu (29/04/2018).

Jos Rudy menambahkan, dengan terselenggaranya kegitan HUT Bonek ke-6 di kampung duo secara kondusif ini, membuktikan bahwasanya Bonek tidaklah seperti apa yang dimengerti masyarakat.

“Jadi sebenarnya Bonek itu tidak arogan, suka tawuran, maupu bikin keributan. Namun bonek itu cinta damai. Dan kita dapat buktikan di acara ini bahwasanya bonek dapat di terima masyarakat Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia, Bahkan International,” jelas Jos Rudy pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Kabupaten Banyuwangi.

Sementara itu Cak Arif selaku ketua Panitia acara ini mengatakan, dengan hadirnya ribuan bonek dari Jawa Timur seperti Bonek Surabaya, Pasuruan, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Bali. Pihaknya  menyampaikan banyak terima kasih kepada dulur dulur Bonek.

“Semoga kedepan Bonek Banyuwangi dan Laros Jenggirat terus kompak dan solid untuk bersama-sama mengawal Persebaya 1927 dan Persewangi 1970,” pungkasnya. (pen/tin).

Artikel ini telah dibaca 115 kali

Baca Lainnya

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya

21 Juni 2026 - 12:54

Suara Kecil dari Aksi FMJM Jember: Guru, Emak-emak, hingga Supplier Telur Ceritakan Harapan dari MBG 

20 Juni 2026 - 13:49

Long March 10 Ribu Warga Jember Dukung MBG, Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Bukan Hentikan Program 

20 Juni 2026 - 13:47

HUT ke-108 Kota Mojokerto Berlangsung Meriah, SDM Modal Utama Jadi Fokus Pembangunan

20 Juni 2026 - 12:55

Bukan Demo Biasa, Ahmad Halim Mendadak Jadi Rebutan Tanda Tangan Emak-emak di Gedung DPRD Jember 

20 Juni 2026 - 12:19

Trending di KABAR NUSANTARA