Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 12 Feb 2021

Habib Hasan Hatamie Mewanti-wanti Semua Elemen Masyarakat dengan Gerakan Kelompok Radikal di Medsos


Habib Hasan Hatamie  Mewanti-wanti Semua Elemen Masyarakat dengan Gerakan Kelompok Radikal di Medsos Perbesar

Bondowoso, Kabarpas.com – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) secara resmi telah dibubarkan oleh pemerintah karena dianggap Anti-Pancasila. Pembubaran HTI dilakukan melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM mencabut status badan hukum ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). 

Pencabutan status badan hukum itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017, tentang pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor AHU-0028.60.10.2014 tentang pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan HTI.

Namun demikan, pembubaran HTI secara hukum tidak lantas membuat aktivitas mereka berhenti. Mereka seringkali membuat kegiatan atau aktivitas dengan bentuk dan pola baru, dengan tujuan yang sama yakni mengkampanyekan ideologi khilafah versi mereka.

Hal tersebut menurut Habib Hasan Mujtaba Hasyemie Bin Syekh Abubakar atau yang sering akrab dipanggil Habib Hasan Hatamie perlu diantisipasi. 

“Kelompok eks HTI meskipun telah dibubarkan, mereka masih banyak melakukan gerakan penyebaran ideologi yang anti terhadap Pancasila,” kata Habib Hasan Hatamie, Jumat (12/2/2021).

Habib Hasan Hatamie menjelaskan, pola gerakan eks HTI saat ini yang cukup intensif melalui media sosial. Mungkin karena telah dibubarkan, mereka agak kesulitan dalam membuat kegiatan yang bersifat konvensional seperti halaqoh kajian dan semacamnya. Jadi mereka memanfaatkan sosial media untuk menyebarkan paham atau ideologi mereka.

“Dan gerakan eks HTI di media sosial inilah yang justru harus diantisipasi semua pihak, karena karakter media sosial orang dapat dengan bebas menyebarkan pesan ke banyak sasaran, dan lebih cepat” ujarnya.

Dengan demikian, Habib Hasan Hatamie mewanti-wanti agar semua elemen peka dan bahu membahu dalam menangkal penyebaran paham dari pihak manapun, yang tidak sesuai dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ideologi bangsa yakni Pancasila. 

“Media sosial kini jadi sarana propaganda kelompok eks HTI dan lainnya yang anti terhadap Pancasila. Sehingga kita juga harus aktif menangkalnya,” tandasnya. (Lid/Tin).

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Tetes Tebu Berceceran di Jalan Brawijaya Jember, Empat Pengendara Motor Terpeleset 

12 Agustus 2026 - 12:54

Mengapa Jember Berencana Akses Pembiayaan Rp786 Miliar? Ini Penjelasan Fawait

12 Agustus 2026 - 10:51

Sah Jadi Pimpinan BAZNAS Jatim 2026–2031, Pengasuh Pesantren Asy-Syarif Pasuruan Siap Perkuat Pengelolaan Zakat Profesional

11 Agustus 2026 - 05:53

RMI PBNU Gelar Festival Film Santri Nasional 2026 Sambut Muktamar ke-35 NU

10 Agustus 2026 - 21:43

Mobil Listrik Marak, Legislatif Dorong Kebijakan Fiskal dan Infrastruktur Berkelanjutan

10 Agustus 2026 - 20:50

Pasca Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2, F-PDIP DPRD Jatim Minta Semua Kapal Dicek Sebelum Berlayar

10 Agustus 2026 - 19:54

Trending di KABAR NUSANTARA