Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 14 Mar 2026

Jelang Buka Puasa Kerap Macet, Dishub Jember Berlakukan Sistem Satu Arah di Kawasan Kampus


Jelang Buka Puasa Kerap Macet, Dishub Jember Berlakukan Sistem Satu Arah di Kawasan Kampus Perbesar

Sabtu, 14 Maret 2026 – 16.47 | 607 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Kepadatan lalu lintas di kawasan sekitar kampus di Jember kerap meningkat menjelang waktu berbuka puasa selama Ramadan. Deretan kendaraan yang saling berebut ruang di jalan membuat arus lalu lintas melambat, bahkan tak jarang memicu kemacetan panjang pada sore hari.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan tersebut. Kebijakan ini diterapkan mulai 13 Maret hingga 19 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, mengatakan penerapan SSA merupakan hasil evaluasi terhadap kondisi lalu lintas yang meningkat tajam selama Ramadan, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.

“Selama Ramadan arus lalu lintas di wilayah kampus sangat padat. Penempatan personel saja tidak cukup untuk mengurai kemacetan, sehingga kami menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah,” kata Gatot.

Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan setiap hari pada sore hari, mulai pukul 15.30 hingga 18.00, yang merupakan jam puncak aktivitas masyarakat menjelang berbuka.

Untuk mendukung pelaksanaannya, Dishub menerjunkan 36 personel gabungan yang terdiri dari 24 petugas Dishub dan 12 anggota Satlantas Polres Jember. Mereka ditempatkan di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan sistem satu arah berjalan sesuai rencana.

Selain mengatur arus lalu lintas, petugas juga melakukan penertiban parkir di kawasan yang dikenal sebagai Segitiga Emas Jember. Area ini menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat yang cukup tinggi pada sore hari selama Ramadan.

Dishub menyasar kendaraan yang parkir sembarangan di bahu jalan serta juru parkir liar yang masih beroperasi di lokasi tersebut.

Menurut Gatot, penertiban parkir menjadi bagian dari upaya mengurangi hambatan lalu lintas di kawasan padat aktivitas.

Sebelum kebijakan ini diterapkan, Dishub mengklaim telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sejak Kamis malam. Informasi mengenai rekayasa lalu lintas disampaikan melalui media sosial resmi serta melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga pengurus lingkungan setempat.

Dengan penerapan sistem satu arah ini, Dishub berharap arus kendaraan di kawasan kampus dapat lebih terkendali selama Ramadan, terutama pada jam-jam menjelang berbuka puasa ketika mobilitas masyarakat meningkat. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Dorong Kemandirian Warga, Mahasiswa KKN UMM Latih Pengelolaan Cafe Lumbung Nusantara di Desa Kejapanan

25 Agustus 2026 - 14:12

Perubahan APBD 2026 Resmi Disahkan

25 Agustus 2026 - 08:50

PMI Kabupaten Probolinggo Bekali Tim SIBAT Jadi Narasumber Edukasi Bencana

25 Agustus 2026 - 08:48

Jelang Peringatan Maulid Nabi, Toko Pecah Belah di Pasuruan Diserbu Emak-Emak

24 Agustus 2026 - 18:05

FMJM Jember Siapkan 300-500 Massa ke Jakarta untuk Gerakan “Jaga Jakarta, Jaga Indonesia”

24 Agustus 2026 - 17:21

Gugatan Cerai Dipersoalkan, Warga Jombang Laporkan Advokat ke Polres Jember 

24 Agustus 2026 - 12:29

Trending di KABAR NUSANTARA